Menyusuri Sungai Mahakam dengan Kapal Pesut Etam yang menjadi salah satu pilihan warga saat mengisi libur lebaran 2019

Oleh : Muhammad Rizqi

Poskaltim.com, Samarinda — Kapal wisata yang menyusuri bagian Kota Samarinda kini menjadi salah satu destinasi unggulan bagi para wisatawan lokal maupun luar daerah kala berlibur di Samarinda, Kalimantan Timur. Tak terkecuali di hari libur lebaran Idul Fitri kali ini. Kapal yang menyusuri Sungai terpanjang ke dua di Indonesia ini ramai oleh para penumpang yang ingin merasakan sensasi berlibur di atas kapal yang menyusuri aliran air sungai Mahakam.

Salah satu dari tiga kapal yang beroperasi diantaranya adalah Kapal Pesut Etam dengan warna khas pada kapal kayunya. Kapal ini terlihat mondar mandir setiap hari di sepanjang Sungai Mahakam yang ada di Samarinda.

Aris Roshan selaku pemilik kapal ini pun mengatakan bahwa dirinya sudah menggelar promo harga untuk menarik minat para wisatawan saat libur lebaran kali ini.

“Kami sudah memulai promo sejak awal. Ada tarif reguler dan juga trip ke Tenggarong, (Kabupaten Kutai Kartanegara yang berjarak sekitar 40 kilometer dari Samarinda) Untuk tarif reguler buat anak-anak biasanya Rp15.000 kami turunkan menjadi Rp10.000 saja,” ungkapnya saat dihubungi Poskaltim.com, Sabtu (08/06).

Trip regular dimulai pukul 16.00 Wita, wisatawan yang umumnya adalah keluarga dan berkelompok akan berkumpul di Dermaga Mahakam Ilir, Pasar Pagi. Rombongan biasanya sudah melakukan registrasi sebelum masuk ke Kapal Wisata Pesut Etam ini.

Pesut Etam yang biasa berlayar pada Sabtu dan Minggu kali ini akan melalui rute Monumen Pesut, Tepian Mahakam, Teluk Lerong Garden, Samarinda Seberang, Jembatan Mahakam Kota I, Jembatan Mahakam IV, Big Mall Samarinda, Masjid Islamic Center Samarinda, Masjid Raya Darussalam, Kampung Cina, Pabrik Tahu Selili, Jembatan Mahkota II, Kampung Ketupat, Masjid Sirathal Mustaqiem, Kampung Tenun, dan Dermaga Pesut Etam.

Aris juga mengatakan bahwa  Wisata Kapal Susur Sungai Mahakam ini sudah masuk menjadi wisata air yang populer dalam kateegori yang diumumkan oleh Pesoba Indonesia. Dirinya pun mengaku semakin percaya diri untuk angun dan memmengembangkan bisnis wisata miliknya ini.

“Saya juga sudah mendapat informasi bahwa wisata susur Sungai Mahakam dengan kapal wisata di Samarinda sudah menjadi wisata populer di Pesona Indonesia, bahkan mengalahkan beberapa daerah lainnya, tentu ini menjadi kebanggaan buat kami penggiat bisnis wisata kapal di Samarinda,” ungkapnya.

Jika melihat dari presentase penumpang, jumlah wisatawan yang naik ke kapal pada libur hari raya tahun 2019 kurang lebih sama dengan tahun lalu. Namun dari segi peminat untuk wisatawan luar Kaltim saat ini semakin ramai.
“Kalo dilihat dari tahun sebelumnya kurang lebih sih sama saja, cuma saat ini saya sudah ada beberapa pesana dari luar Kaltim, ini saja baru ada yg pesan dari Yogjakarta” tutur Aris.

Aris berharap usahanya ini bisa terus didukung oleh Pemerintah, baik oleh Pemkot Samarinda maupun Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim dengan semakin mempercantik pemandangan disepanjang aliran Sungai Mahakam, terutama untuk Jembatan Mahkota II dan jembatan kembar yang saat ini masih dalam proses pembangunan.(RZQ/YAN)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here