Sekolah-sekolah di pedalaman dan wilayah tertinggal sangat membutuhkan guru dan tenaga kesehatan.

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda – Provinsi Kaltim masih memerlukan tenaga guru dan kesehatan. Untuk itu Pemprov Kaltim beserta kabupaten dan kota akan mengadakan tes untuk menjaring Calon Pegawai Negeri Sipil, paling lambat pada Desember tahun ini.

Namun hal ini masih dalam tahap proses pengajuan Kementerian Dalam Negeri. Sejumlah formasi pun sudah diberikan untuk diusulkan dan masih menunggu jawaban resmi pemerintah pusat untuk membuka tes tersebut.

Plt Sekdaprov Kaltim, Muhammad Sabani mengatakan, bahwa Kaltim saat ini sangat butuh tenaga kesehatan dan juga guru. Bahkan untuk guru , saat ini tercatat banyak yang statusnya masih honorer, namun sudah mengabdi cukup lama dan lokasinya berada jauh di pedalaman Kaltim.

“Saat ini Kaltim masih sangat kekurangan tenaga guru khususnya yang berada di daerah yang jangkauannya cukup jauh. Begitu juga dengan tenaga kesehatan, kami masih membutuhkan untuk profesi bidan, perawat, dokter, dan dokter spesialis. Karena masih banyak yang belum mau ditempatkan di daerah pedalaman dan memilih berada di kota,” ujarnya, Rabu (16/10).

Sabani juga mengatakan, bahwa saat ini tenaga guru honor di Kaltim berjumlah lebih dari 4000 orang sedangkan jumlah guru lebih dari 5000 beserta tenaga administrasinya. Namun hal ini pun masih dianggap masih sangat kurang dalam memberikan pelajaran kepada murid yang ada disekolah-sekolah.

Proses pendaftaran untuk CPNS pun tak berbeda dari sebelumnya, yaitu menggunakan sistem daring begitu juga dengan proses ujiannya yang akan diketahui langsung oleh peserta . Sehingga dipastikan tidak ada permainan yang terjadi, karena prosesnya langsung dan terdaftar di pusat. (YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here