Gubernur Kaltim Isran Noor (kiri dasi merah) duduk satu meja dengan delegasi Indonesia lainnya, diantaranya dari DKI Jakarta dan Jawa Barat. (foto: DirwantaFirsta)

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, London — Keikutsertaan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam Indonesia Infrastuctur Invesment Forum yang berlangsung di London, Inggris pada 2 Juli 2019, diharapkan dapat membawa angin segar bagi investasi di Kaltim.

Kegiatan forum selama di London yang dihadiri oleh Pemprov Kaltim dalam hal ini Gubernur Kaltim Isran Noor dan beberapa kepala dinas serta didampingi juga oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw) Kaltim, Muhamad Nur dan tim.

Pada forum internasional yang dihadiri oleh 200 pengusaha, badan dan instansi pemerintah tidak saja dari Pemerintah Kota London, tetapi juga dari negara-negara yang tergabung dalam Britania Raya (United Kingdom) dan investor dari kawasan Eropa.

Provinsi Kaltim yang mendapatkan booth untuk ruang pamer di sekitar arena acara, secara umum menawarkan sejumlah keunikan dan keunggulan yang dimiliki, disamping dua provinsi lainnya yaitu DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Dihubungi secara khusus melalui percakapan WhatsApp, Jumat (7/5) siang oleh Poskaltim.com, Asisten Manajer Tim Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Kaltim, Dirwanta Firsta menjelaskan pada sesi one on one meeting, delegasi Kaltim mendapatkan perhatian khusus dari Basque Trade and Invesment, Spanyol yang tertarik dengan sejumlah proyek pembangunan yang ditawarkan Gubernur Kaltim Isran Noor dan Bank Indonesia Kaltim.

Perwakilan Kaltim (menghadap depan) saat bertemu dengan perwakilan dari Basque Trade and Invesment Spanyol yang tertarik untuk melihat potensi yang dimiliki oleh Kaltim
Dalam forum investasi infrastruktur ini, Kaltim menawarkan Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan di Kabupaten Kutai Timur, jalan tol lanjutan dari Samarinda-Bontang, pengembangan Kawasan Ekonomi Pariwisata Maratua di Kabupaten Berau dan beberapa proyek kerjasama lainnya yang dapat ditindaklanjuti.

“Kita sempat berdiskusi dengan perwakilan Basque Trade and Invesment sekitar setengah jam, antara Pemprov Kaltim, Dinas Penanaman Modan dan Perizinan Satu Pintu (DPMPTSP) serta Bank Indonesia Perwakilan Kaltim,” ujar Dirwanta Firsta,

Dijelaskan Dirwan, peluang kerjasama ini tentunya masih dalam tahap awal dan perlu ditindaklanjuti oleh semua pihak terkait di Kaltim. Apalagi ada keinginan para investor untuk mengunjungi Kaltim.

“Nah ini tentunya baru tahap awal dan tidak deal disana (di forum tersebut). Dan ini jadi PR (pekerjaan rumah) kita bersama bagaimana menindaklanjutinya. Setelah ini mereka akan menghubungi perwakilan mereka di Singapura dan kita juga akan terus menindaklanjutinya. Semoga dari tindaklanjut ini ada hasil yang baik bagi Kalimantan Timur,” harap Dirwanta.

Kegiatan Indonesia Infrastuctur Invesment Forum ini merupakan agenda tahunan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London yang bekerjasama dengan perwakilan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Indonesia Perwakilan London.

Kegiatan ini formatnya adalah diskusi dan seminar dengan pembicara antara lain Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional yang juga Ketua Bappenas Bambang Brodjonegoro, memaparkan rencana pemerintah Indonesia dalam pengembangan proyek-proyek infrastruktur dan skema-skema pembiayaannya.

Pembicara lainnya adalah Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo yang menyampaikan tentang kondisi makro ekonomi Indonesia dan mengapa harus berinvestasi di Indonesia, bukan di negara ASEAN lainnya.

Sesi berikutnya adalah sesi Project Consultation yang mana memberikan waktu untuk setiap provinsi yang ikut serta, yaitu Kaltim, DKI Jakarta dan Jawa Barat untuk menyampaikan tentang proyek-proyek yang ditawarkan.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here