Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda — Kabut asap yang mulai menyelimuti Kota Samarinda dalam beberapa hari terakhir, rupanya sudah mengganggu jalur penerbangan. Bahkan, satu pesawat yang bertolak dari Yogyakarta ke Samarinda, harus dialihkan pendaratannya ke Bandara Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan.

Kepala Seksi Pelayanan dan Operasi Bandar Udara APT Pranoto Samarinda Ardian Rora mengutarakan pengalihan pendaratan maskapai Batik Air ke Bandara Sepinggan Balikpapan ini demi keselamatan pesawat dan penumpangnya.
“Tebalnya kabut asap di Samarinda, membuat lalu lintas penerbangan di bandara APT Pranoto terhambat,” ujarnya, pada Jumat (13/9).

Meski demikian hingga pukul 17.00 Wita, lalu lintas penerbangan di bandara APT Pranoto telah kembali normal. Bahkan dari pantauan Poskaltim.com, hingga pukul 18.00 Wita, masih ada pesawat yang mengudara.

“Saat ini sudah normal beroperasi. Batik dari bandara Halim Perdanakusuma, Lion Air dari Surabaya telah mendarat. Tapi, masih ada maskapai yang lain masih delay, menunggu cuaca di bandara asal atau origin for safety reason,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Staff Operasional Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Samarinda, Brian Permadi yang bertugas memantau cuaca di Bandara APT Pranoto Samarinda. Menurutnya, kondisi kabut asap sempat terjadi, namun angin berhembus kencang sehingga asap terbawa dan tidak mengganggu situasi penerbangan secara menyeluruh.

“Kondisi terkini pada sore hari, kabut asap masih ada tetapi tidak setebal pada pagi hari. Jadi masih memungkinkan untuk pesawat take off dan landing,” jelasnya.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here