Sebanyak 6 persen warga AS tidak percaya akan adanya pendaratan manusia ke bulan. Itu artinya jutaan orang menyangsikan kisah pendaratan di Bulan 50 tahun lalu.

Oleh: Eko P / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Menandai 50 tahun pendaratan manusia pertama di bulan, sebuah ajjak pendapat menghasilkan kejutan. Betapa tidak, hampir 6 persen warga AS meyakini para astronot Apollo 11 tidak pernah mendarat di Bulan.

Hal ini berarti ada jutaan orang Amerika Serikat tersebut tidak percaya peristiwa puluhan tahun silam itu.
Meskipun NASA menyatakan ada begitu banyak bukti, sampel debu dan batu, video televisi, dan ratusan ribu orang yang terlibat.

Para pembuat teori konspirasi terus berkeras bahwa misi 50 tahun lalu itu merupakan hoaks yang tersusun rapi, diproduksi di area pengujian senjata Angkatan Udara ‘Area 51’ di Nevada atau dalam sebuah film Hollywood yang diarahkan sutradara legendaris Stanley Kubrick.

Menurut VOA News, Ahad(21/7) rumor-rumor tersebut pertama kali mengemuka setahun setelah pendaratan di bulan itu, ketika Perang Vietnam mendorong jutaan rakyat AS mempertanyakan pemerintah mereka.

Sebuah jajak pendapat pada Juli 1970 mendapati 30 persen warga AS menyatakan misi Apollo 11 palsu. Angka itu tetap tinggi pada tahun 70-an, ketika beberapa buku diterbitkan dan sebuah film pada 1978 mengenai misi rekayasa ke Mars, Capricorn One, meyakinkan banyak orang bahwa pendaratan di Bulan juga merupakan sebuah peristiwa yang dibuat-buat.

Seorang astronot yang benar-benar berjalan di Bulan pada tahun 1969 tidak menoleransi mereka yang menyebutnya “kebohongan besay.” Ketika seorang pembuat teori konspirasi menantang Buzz Aldrin dan menyebutnya seorang pembohong, Aldrin menonjok wajahnya.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here