Jimly Asshiddiqie

Oleh: Ahmad ZR / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Anggota DPD RI Jimly Asshiddiqie mengaku tidak berambisi untuk menjadi ketua di lembaga perwakilan daerah tersebut. Namun, jika dia diberi amanat dan mendapat kepercayaan dari matortas anggota DPD, dia siap.

Jimly adalah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK). Di masa kepemimpinannya, MK menjadi lembaga yang sangat disegani sekaligus menjadi tumpuan bagi pencari keadilan.

“Saya bukan anggota kasak-kusuk, tapi kalau mayoritas memberikan kepercayaan saya siap. Pokoknya kalau semua aktif (lobi-lobi), saya pakai akal sehat saja,” katanya kepada wartawan usai pelantikan anggota DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10).

Jimly juga membawa kelembagaan MK mendapatkan citra baik dan kepercayaan dari masyarakat. Dari pengalaman tersebut, bisa menjadi rujukan bagi para anggota DPD untuk memilih ketuanya yang selama ini kurang membumi.

Menurut Jimly, di antara kekurangan DPD yang harus diperbaiki adalah kekompakan dari 136 anggota DPD termasuk dengan lembaga mitra, yaitu DPR RI. Khusus untuk kelembagaan MPR, Jimly mengusulkan agar berasal dari anggota DPD.

Dia berharap DPD RI dapat memberikan peran maksimal sebagai bagian dari MPR untuk mengurai masalah kebangsaan saat ini. Apalagi, DPD merupakan fraksi terbesar di MPR.

Dengan modal fraksi terbanyak, Jimly mengusulkan agar Ketua MPR berasal dari DPD RI. Jika demikian, maka anggota terpilih harus melepaskan status DPD karena tidak dapat merangkap.

“Nah, mestinya DPD juga ikut menentukan pimpinan MPR. Karena semua partai sudah punya perwakilan di MPR, maka sekarang ketuanya dapat dari DPD,” katanya. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here