Presiden Joko Widodo menargetkan proyek pembangunan preservasi jalan lingkar Pulau Samosir, Sumatera Utara selesai pada akhir 2019. Pembangunan ini bertujuan untuk mengembangkan Danau Toba sebagai destinasi wisata super prioritas Indonesia.

Oleh: Farida Noris / Yuliawan A

Poskaltim.com, Samosir- Pemerintah ngebut melakukan pembangunan infrastruktur jalan lingkar Pulau Samosir untuk menggenjot kunjungan wisatawan dan memasukkan devisa dari sektor pariwisata.

Presiden Joko Widodo menargetkan proyek pembangunan preservasi jalan lingkar Pulau Samosir, Sumatera Utara selesai pada akhir 2019. Pembangunan ini bertujuan untuk mengembangkan Danau Toba sebagai destinasi wisata super prioritas Indonesia.

Jalan tersebut menghubungkan Pangururan menuju Nainggolan. Preservasi dilakukan untuk melebarkan ruas jalan yang semula memiliki lebar 4,5 meter menjadi 7 meter sesuai dengan standar jalan nasional.

Saat ini pemerintah telah merampungkan pelebaran serta perbaikan ruas jalan 124,9 kilometer dari panjang jalan lingkar Samosir yakni 145,9 kilometer. Sehingga tersisa 21 kilometer jalan yang belum dilakukan preservasi.

“Saya jalan keliling di Pulau Samosir sudah selesai, tinggal 21 kilometer, tahun ini rampung,” kata Jokowi di Pangururan, Samosir, Rabu (31/7).

Selama tiga hari kunjungannya di Sumatera Utara, Jokowi mengaku hampir semua daerah di Danau Toba telah dikelilinginya. Ia melihat langsung proyek lanjutan pembangunan wisata Danau Toba menuju destinasi berkelas dunia.
“Tiga hari ini kunjungi hampir semua titik di kawasan Danau Toba, baik dari Tapanuli Utara, Humbahas, Simalungun, Toba Samosir, dan Samosir,” sebut Jokowi. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here