Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa pemerintah tetap akan memprioritskan Jakarta sebagai kota bisnis.

Oleh: Suandri Ansah / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Kepastian pemindahan ibu kota baru ke Kalimantan Timur akan menyisakan pertanyaan, akan menjadi apa Kota DKI Jakarta setelah tidak menjadi ibu kota pemerintahan.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa pemerintah tetap akan memprioritskan Jakarta sebagai kota bisnis.

Awal pekan kemarin Bambang mengungkapkan telah diadakan pertemuan yang dihadiri Wakil Presiden, Jusuf Kalla dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membicarakan arah pembangunan Jakarta selanjutnya. Dalam pertemuan itu dibicarakan mengenai anggaran pembangunan Jakarta sekitar Rp500 triliun.

“Kita bahas usulan DKI lebih dari Rp500 triliun untuk membenahi Jakarta. Baik dari segi transportasi, lingkungan, perumahan dan air bersih,” ujar Bambang saat ditemui Indonesiainside.id di kantor Bappenas, Jakarta Selatan.

Bambang menegaskan bahwa Jakarta akan tetap diprioritaskan menjadi kota yang tetap menarik bagi iklim bisnis nasional. Pembenahan di Jakarta akan tetap dilakukan sehingga bisa menjadi kota yang berdaya saing secara regional.

“Jadi Jakarta tetap harus dibuat menjadi more difable city, sehingga kota menarik jadi kota bisnis regional bisa bersaing dengan Singapura, Kuala Lumpur maupun Bangkok,” ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, kegiatan perekonomian dan bisnis di Jakarta akan tetap berjalan normal. Dia memastikan kegiatan bisnis di Jakarta tidak terganggu karena lembaga keuangan tetap berada di Jakarta.

“Kalau kegiatan perekonomian di Jakarta Insya Allah akan jalan terus karena yang sedang dalam proses kan administrasi pemerintahan. Tapi untuk kegiatan perekonomian akan tetap di Jakarta,” paparnya,

Dengan pemindahan ibu kota ke Kalimantan diharapkan Kota Jakarta lebih dapat mengurangi polusi dan kemacetan. Selain itu beban ibu kota dengan berbagai urusan kenegaraan dan pemerintahan juga akan menurunkan beban dander udara.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here