Dewan Syuro Majelis Rasulullah SAW, Habib Nabiel Almusawa mengatakan, Isra Miraj harus menjadi momentum untuk mempersatukan ulama. Foto: Istimewa

Oleh: Suandri Ansah

Poskaltim.com, Jakarta — Dewan Syuro Majelis Rasulullah SAW, Habib Nabiel Almusawa mengatakan, Isra Miraj harus menjadi momentum untuk mempersatukan ulama, pejabat dan rakyat serta menghindari isu-isu sensitif dalam tahun politik.

“Kita ingin mengajak ulama, pejabat negara dan rakyat bersatu dalam satu naungan (Isra Mi’raj), berdoa untuk kebaikan bangsa,” ujap Habib Nabiel lewat pesan tertulis kepada Indonesiainside.id, Selasa (2/4).

Beriringan dengan semakin dekatnya hari Pemilihan Umum 17 April 2019, Habib Nabiel juga mengajak masyarakat saling menghargai pilihan politik masing-masing, dan himenghindari perpecahan untuk menjaga kedaulatan NKRI.

Peringatan Isra Mi’raj yang jatuh pada Rabu besok, 3 April 2019 merupakan momentum penting bagi umat Islam. Isra Mi’raj menjadi momen awal diperintahkannya shalat lima waktu bagi pemeluk agama Islam.

Malam ini, Majelis Rasulullah SAW menyelenggarakan Tabligh Akbar Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1440 H di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Acara dimulai pada pukul 19.30 WIB, mengundang sejumlah ulama dan pejabat, di antaranya;

  1. Al Habib Salim bin Umar bin Hafidz
  2. Gubernur DKI Anies Baswedan
  3. KASUM TNI Letjend TNI Joni Supriyanto
  4. KAPOLDA Metro Irjenpol Gatot Edy
  5. Dewan Syuro dan Dewan Guru Majelis Rasulullah SAW
  6. Duta Besar Negara-negara Islam
  7. Ulama, habaib dan pejabat negara lainnya

Majelis Rasulullah SAW merupakan salah satu majelis taklim terbesar di Indonesia, yang didominasi oleh para pemuda dan tidak terafiliasi dengan partai politik. Majelis Rasulullah SAW didirikan oleh almarhun Habib Munzir Almusawa pada tahun 1998.

Sejak awal berdiri, Majelis Rasulullah terus melebarkan sayapnya hingga memiliki cabang di pelosok negeri, maupun luar negeri seperti Maroko, Korea, Hongkong, Australia, Thailand dan lainnya. (*/Dry/INI-Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here