Oleh : Muhammad Rizqi

Poskaltim.com, Samarinda –- Kasus miris akibat peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Samarinda kembali terjadi. Seorang ibu rumah tangga berinisial EP usia 35 tahun yang memiliki empat orang anak terpaksa harus mendekam di Mapolsekta Samarinda Seberang setelah kedapatan membawa sabu-sabu seberat 10,33 gram yang disimpannya di dalam dompet dan jas hujan. Penangkapan ini terjadi pada Selasa (18/06) siang di Jalan Cipto Mangunkusumo Kecamatan Samarinda Seberang Samarinda.

Padahal suami dari EP sudah masuk penjara yang kini ditahan di lapas Narkotika Bayur Samarinda dan masih menjalani masa tahanan. Keempat anaknya kini juga tercancam terlantar karena kedua orang tuanya akan masuk penjara bersamaan dengan kasus serupa.

Komisaris Polisi Sukowidodo selaku Kapolsekta Samarinda Seberang mengungkapkan penangkapan ibu rumah tangga tersebut terjadi saat polisi tengah melaksankan patroli, polisi yang curiga dengan gerak gerik pelaku langsung menghampiri dan melakukan pemeriksaan.

“Petugas kami curiga saat melakukan pemeriksaan karena yang bersangkutan seperti gelisah, setelah kami geledah benar saja, ada barang bukti berupa narkotika jenis sabu yang disembunyikan didalam jas hujan dan dompet emas untuk mengelabui petugas,” ucap Sukowidodo kepada awak media.

Menurut pengakuan dari tersangka, barang tersebut akan dikirim ke sebuah kawasan di Kutai Kartanegara untuk diantar kepada pemesan, untuk status tersangka saat ini masih sebagai kurir, namun dalam perkembangannya akan diselidiki lebih lanjut peran tersangka seperti apa.

Tersangka pun terancam dengan hukuman lima tahun penjara dengan Undang-undang kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika. Dipastikan IRT ini akan bertemu dengan suaminya yang saat ini masih mendekam dibalik jeruji besi menjalani masa tahanan.(RZQ/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here