Irjen Firli Bahuri terpilih sebagai Ketua KPK periode 2019-2023

Oleh: Eko P / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Komisi III DPR RI sepakat memilih Irjen Firli Bahuri sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023. Dibalik semua kontroversinya selama di KPK sebelumnya, Firli Bahuri memiliki total harta kekayaan Rp18.226.424.386,-.

Berdasarkan pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Firli melaporkan harta kekayaannya pada 29 Maret 2019 atas kekayaannya pada 2018 sebagai Deputi Bidang Penindakan KPK pada saat itu.

Adapun rinciannya, Firli memiliki harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp 10.443.500.000 yang tersebar di Bekasi dan Kota Bandar Lampung. Selanjutnya, Firli juga memiliki harta berupa tiga kendaraan roda empat dan dua kendaraan roda dua dengan total Rp 632.500.000.

Ia juga tercatat memiliki kas dan setara kas senilai Rp 7.150.424.386 miliar sehingga total keseluruhan harta kekayaan Firli adalah Rp 18.226.424.386.

Irjen Firli Bahuri lahir di Lontar, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, 8 November 1963 silam. Saat ini Firli Bahuri menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan. Jabatan yang baru dipegangnya yakni mulai 20 Juni 2019.

Firli adalah lulusan Akademi Polisi (Akpol) pada tahun 1990. Prestasinya mulai menanjak di korps Bhayangkara ketika menjadi Kapolres Persiapan di Lampung Timur pada 2001, Ia juga penah menduduki posisi sebagai Wakapolres Metro Jakarta Pusat (2009), juga menjadi ajudan Wakil Presiden Boediono pada 2012.

Pada 2018, Firli masuk ke KPK sebagai Deputi Penindakan. Namun, hanya bertahan setahun ditarik ke Mabes Polri.

Pada saat itulah ada beberapa catatan kontroversial yang dilakukan Firli. KPK mencatat, Firli bertemu dengan mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang (TGB) di NTB pada 12 hingga 13 Mei 2018 lalu. Padahal kala itu TGB tengah menjadi saksi dalam kasus korupsi yang diusut oleh KPK.

KPK juga mengetahui sepak terjang Firli yang pernah menjemput secara langsung seorang saksi yang akan diperiksa di lobi KPK pada 8 Agustus 2018. Selain itu Firli juga diketahui pernah bertatap muka dengan petinggi partai politik di sebuah hotel di Jakarta pada 1 November 2018, juga pelanggaran lainnya.

Sebelumnya, Komisi III DPR RI menyepakati Firli Bahuri menjadi Ketua KPK periode 2019-2023, setelah melakukan rapat antar-ketua kelompok fraksi di Komisi III DPR pada Jumat dini hari.

Sementara itu empat Wakil Ketua KPK adalah Nawawi Pamolango, Lili Pintouli Siregar, Nurul Ghufron, dan Alexander Marwata.

Untuk Nawawi, yang bersangkutan memiliki total kekayaaan Rp 1.893.800.000. Nawawi melaporkan harta kekayaannya pada 26 Maret 2019 atas harta kekayaannya pada 2018 sebagai Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Denpasar.

Selanjutnya Lili memiliki total kekayaan Rp 70.532.899. Lili melaporkan harta kekayaannya pada 29 Maret 2018 atas kekayaannya pada 2017 sebagai Wakil Pimpinan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Kemudian Nurul memiliki total kekayaan Rp 1.832.777.249. Nurul melaporkan harta kekayaannya pada 23 April 2018 atas kekayaannya pada 2017 sebagai dekan di Universitas Jember.

Terakhir, Alexander memiliki total kekayaan Rp3.968.145.287. Alexander melaporkan harta kekayaannya pada 27 Februari 2019 atas kekayaannya pada 2018 sebagai Wakil Ketua KPK. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here