Oleh: Jee Jaini / Yuliawan A

Poskaltim.com, Surabaya – Kota Surabaya sudah menerapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang dituangkan dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 tahun 2008 dan terakhir direvisi dalam Perda nomor 2 tahun 2019 tentang KTR. Aturan ini mengatur sanksi bagi perorangan maupun instansi. Besarnya sanksi hingga Rp50 juta.

“Kalau perseorangan Rp 250 ribu, kalau instansi atau pimpinan dari instansi Rp 50 juta,” jelas Nur Laila, petugas tim KTR Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Kamis (12/9).

Ia mengatakan Dinkes kini sedang gencar melakukan sosialisasi Perda tersebut. Selain tim dari Dinkes, Satpol PP juga dilibatkan sebagai tim sosialisasi. Sasarannya adalah tempat-tempat yang memang dilarang ada orang merokok.

Sesuai pasal 3 ayat 1, yang masuk dalam KTR adalah sarana kesehatan, tempat proses belajar mengajar, arena kegiatan anak, tempat ibadah dan angkutan umum. Selain itu tempat kerja, dan tempat umum.

Sedangkan kawasan lain, misalnya pusat perbelanjaan, diperbolehkan merokok dengan syarat dilakukan di tempat khusus merokok atau smoking room. Untuk membuat smoking room ini pun dipagari dengan aturan, yakni merupakan ruang terbuka atau ruang yang berhubungan langsung dengan udara luar sehingga ada sirkulasi udara.

Ruang khusus merokok juga harus terpisah dari tempat/ruang utama dan ruang lain yang digunakan untuk beraktivitas. Penyediaan smoking room masih diperbolehkan di tempat kerja (perkantoran) atau tempat-tempat umum.

“Di Dinkes juga masuk tempat kerja, tapi kita sudah berkomitmen untuk tidak akan menyediakan smoking room,” tegasnya.

Nah, di tempat khusus inilah denda Rp 250 juta bisa diterapkan. Hal itu bila instansi tidak menyediakan soking room. Sesuai pasal 12 ayat 4, sanksinya bisa teguran lisan, peringatan tertulis, penghentian sementara kegiatan, denda Rp 50 juta, sampai pencabutan izin.

“Kita ingin terapkan dan buktikan bahwa kita bukan hanya penegasan, tapi nanti akan kita lakukan sanksi denda,” tandas Nur Laila.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here