Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2019 Endang Djumali di Kota Makkah, Senin, mengatakan Pemerintah Arab Saudi memberikan penawaran tambahan kuota haji Indonesia hingga mencapai 250.000 kursi

Oleh: Nurcholis / Yuliawan A

Poskaltim.com, Makkah– Alhamdulillah, akhirnya Pemerintah Arab Saudi menawarkan Indonesia tambahan kuota haji sebanyak 250.000 orang jamaah yang akan direalisasikan begitu kawasan Mina selesai direnovasi.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2019 Endang Djumali di Kota Makkah, Senin, mengatakan Pemerintah Arab Saudi memberikan penawaran tambahan kuota haji Indonesia hingga mencapai 250.000 kursi yang baru akan direalisasikan setelah perbaikan dan penambahan ruang bagi jamaah di Mina.

“Mewakili pemerintah, Menag mengikhtiarkan perbaikan di Mina sejak lima tahun terakhir. Semoga ini bisa segera direalisasikan,” katanya dikutip Antara.

Pihaknya diundang oleh Bidang Masyair Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi untuk membahas rencana peningkatan kualitas manasik dan layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), di Kantor Kementerian Haji Cabang Awaly, Makkah.

Acara itu merupakan tindak lanjut dari pertemuan Amirul Hajj Lukman Hakim Saifuddin dengan Menteri Haji dan Umrah Saudi, Muhammad bin Saleh Banten.

Endang Djumali hadir mewakili Misi Haji Indonesia bersama Kepala Bidang Perlindungan Jemaah dan Satuan Operasional Armuzna Jaetul Muchlis, Kabid Transportasi Asep Subhana, dan tim Bidang Ibadah Daker Makkah.

Dari pihak Arab Saudi, hadir Penasihat Khusus Bidang Masyair Syeikh Muhamad Mihrab Jam, Anggota Penasihat Bidang Masyair Syeikh Dr. Muhyi Zakaria Bukhori, dan anggota Syeikh Hani Ali Qurban.

“Arab Saudi salah satunya merencanakan akan ada pemugaran gunung di Mina yang berdekatan dengan Mina Jadid sehingga bisa digunakan untuk Indonesia,” kata Endang Djumali.

Rencananya, katanya, hal itu dimulai langsung setelah musim haji berakhir, yaitu pada Oktober atau November mendatang.

“Ini sejalan dengan arahan Menag Lukman untuk mencanangkan peningkatan kualitas manasik jamaah pada penyelenggaraan haji 1441 H,” tuturnya.

Menag Lukman terus menyuarakan perbaikan fasilitas di Mina dan terbaru aspirasi itu disampaikannya saat bertemu Gubernur Makkah yang juga penasihat raja, Rais Lajnah Markaziyah (Ketua Komite Haji Pusat) dan Wakil/Naib Lajnat al-Hajj al-Ulya (Wakil Ketua Komite Tertinggi Penyelenggaraan Haji).

Pertemuan yang berlangsung 11 Zulhijjah 1440 H atau 12 Agustus 2019 itu merupakan kali pertama terjadi antara Menag dengan Gubernur Makkah.

Dalam kesempatan itu, Amirul Hajj meminta penambahan daya tampung tenda-tenda dan toilet di Mina bagi jamaah Indonesia. Usulannya, dengan meningkatkan bangunan tenda dan toilet.

Gubernur Makkah merespons positif usulan Menag. Saat ini sudah dibentuk lembaga atau dewan khusus proyek Mina dan Arafah. Dewan itu diketuai langsung Putra Mahkota, Pangeran Muhammad bin Salman.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here