Indonesia dan Vietnam tercatat sebagai dua negara dengan pertumbuhan ekonomi internet (ekonomi digital) tercepat di ASEAN. Indonesia dan Vietnam sama-sama mencatatkan pertumbuhan ekonomi digital sebesar 40% per tahun.

Oleh: Andryanto S / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Dari riset Google, Temasek, serta Bain & Company bertajuk “e-Conomy SEA 2019” menilai ekonomi internet di Indonesia pada 2019 diestimasi mencapai US$ 40 miliar.

Indonesia dan Vietnam tercatat sebagai dua negara dengan pertumbuhan ekonomi internet (ekonomi digital) tercepat di ASEAN. Indonesia dan Vietnam sama-sama mencatatkan pertumbuhan ekonomi digital sebesar 40% per tahun. Berbeda dengan Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina yang angka pertumbuhannya antara 20-30 persen per tahun.

Dalam riset itu disebutkan bahwa nilai ekonomi internet Asia Tenggara tembus US$100 miliar (Rp1,4 kuadriliun) untuk pertama kalinya pada 2019, tumbuh lebih dari tiga kali lipat selama empat tahun terakhir. Angka ini juga diprediksi terus tumbuh hingga mencapai US$300 miliar (Rp4,2 kuadriliun) pada 2025.

Nilai ekonomi internet Indonesia diperkirakan menyumbang sekitar empat puluh persen ekonomi internet di Asia Tenggara pada 2019. Nilai ekonomi internet Tanah Air diperkirakan mencapai US$40 miliar pada tahun ini, meningkat empat kali lipat dibanding 2015 silam.

Sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi internet tercepat di Asia Tenggara, nilai ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mampu menembus US$130 miliar (sekitar Rp1,8 kuadriliun) pada 2025 nanti.

Riset Google ini menghitung seluruh vertikal yang ada, nilai total transaksi (gross merchandise value) ekonomi internet Asia Tenggara mencapai 3,7 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Asia Tenggara pada 2019. Angka itu meningkat dari sebelumnya hanya 1,3 persen di 2015.

Pencapaian tersebut membuat nilai ekonomi di Asia Tenggara kian mendekati negara-negara maju. Seperti di Amerika Serikat yang nilai kontribusi ekonomi internetnya mencapai 6,5 persen dari PDB pada 2016.

E-commerce dan ride hailing masih jadi dua vertikal utama penggerak internet ekonomi di kawasan ini. Vertikal lain, seperti media daring dan travel online juga terus menunjukkan pertumbuhan. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here