Menjelang sidang putusan sengketa Pilpres oleh Mahkamah Konstitusi (MK), justru membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat.

Oleh : Eko P / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta — Menjelang sidang putusan sengketa Pilpres oleh Mahkamah Konstitusi (MK), justru membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat.

IHSG dibuka menguat 14,2 poin atau 0,23 persen ke posisi 6.324,69. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 3,37 poin atau 0,34 persen menjadi 1.004,51.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Kamis (27/6( mengatakan jika salah satu sentimen eksternal yaitu ketidakpastian global terutama perang dagang Amerika Serikat dengan China yang berdampak bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan bisa di bawah target.

“Belum lagi ketidakpastian menanti hasil keputusan Mahkamah Konstitusi atas sengketa pilpres yang diputuskan dalam pekan ini,” ujar Alfiansyah.

Ditambah lagi, sentimen dari pasar global yang kembali dibayangi tekanan, setelah saham AS kembali melemah meski terbatas pada Rabu (26/6) lalu.

“Dengan adanya akumulasi sentimen negatif ke pasar ini bisa menyulitkan bagi IHSG untuk keluar dari zona negatif pada perdagangan saham hari ini,” kata Alfiansyah.

Bursa saham regional Aia pagi ini antara lain indeks Nikei menguat 139,41 poin (0,66 persen) ke 21.226, indeks Hang Seng menguat 174,96 poin atau 0,62 persen ke 28.396,94, dan indeks Straits Times menguat 18,46 poin (0,56 persen) ke posisi 3.319,71.(YAN/INI NETWORK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here