Iflix, layanan video streaming yang bersaing dengan Netflix di Asia Tenggara telah meningkatkan pendanaannya lewat suntikan dana dari institusi investasi asal Inggris, Fidelity Internasional.

Oleh: Suandri Ansah / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Iflix, layanan video streaming yang bersaing dengan Netflix di Asia Tenggara telah meningkatkan pendanaannya lewat suntikan dana dari institusi investasi asal Inggris, Fidelity Internasional. Pendanaan ini diikuti sejumlah perusahaan lainnya yaitu Catcha Groub, Hearst, Sky, dan EMC.

Mengutip Tech Crunch, perusahaan yang berbasis di Malaysia tidak mengungkapkan pastinya jumlah investasi, tetapi mengatakan totalnya lebih dari $50 juta.

Iflix juga menambahkan perusahaan media baru sebagai investor, termasuk MNC, Yoshimoto Kogyo dan JTBC, masing-masing dari Indonesia, Jepang dan Korea Selatan.

Perusahaan saat ini mengklaim 17 juta pengguna aktif, naik dari 9 juta enam bulan lalu. Dalam siaran pers, salah satu pendiri dan ketua Iflix, Patrick Grove mengatakan bahwa investasi ini adalah penegasan yang jelas dari model bisnis dan prospek pertumbuhan IFlix.

“Serta memperkuat hubungan kami dengan beberapa penyedia konten lokal terbesar di kawasan ini,” ujar Grove.

Perusahaan mengumumkan tujuh bulan lalu bahwa mereka telah menjual sisa sahamnya di bisnis Afrika, yang disebut Kwesé Iflix, untuk peningkatan pasar di Asia Tenggara dan Timur Tengah. Putaran terakhir membawa total dana yang dihimpun sejauh ini menjadi lebih dari $350 juta, menurut Crunchbase. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here