Penyidik senior KPK, Novel Baswedan

Oleh: Arif S / Yuliawan A

Poskaltim.com, Jakarta – Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai pelaporan dan gugatan perdata lewat pengacara OC Kalagis itu untuk memutarbalikkan fakta kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan.

ICW mengecam tindakan pelaporan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, oleh politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Dewi Tanjung dan pengacara OC Kaligis.

“Dua laporan ini menurut kami menjadi upaya mendistorsi informasi yang selama ini sudah dikonsumsi publik. Ini karena publik Indonesia mudah lupa ketika ada isu baru fokus ke situ,” ucap peneliti ICW, Wana Alamsyah, di gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta, Jumat (8/11).

Wana pun mengharapkan nantinya laporan dan gugatan tersebut tidak diprioritaskan oleh penegak hukum. Ia menyatakan, bahwa yang seharusnya menjadi prioritas adalah upaya penuntasan kasus penyerangan terhadap Novel.

“Jangan sampai dua kasus ini malah menjadi prioritas bagi penegak hukum sedangkan kasus Novel tidak terselesaikan. Saat ini, harusnya dijadikan perhatian utama bagi kepolisian adalah memprioritaskan penuntasan kasus Novel dahulu sehingga pelaku penyerangannya terungkap,” ujar Wana.

Novel telah dilaporkan oleh politisi PDIP, Dewi Ambarwati alias Dewi Tanjung, ke Polda Metro Jaya yang menyebut penyerangan terhadap Novel adalah rekayasa. Selain itu, pengacara OC Kaligis melakukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Adapun pihak tergugat adalah Jaksa Agung dan Kejaksaan Negeri Bengkulu.

Dalam isi petitum gugatan OC Kaligis disebutkan, bahwa para tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum karena tidak melaksanakan isi putusan praperadilan Pengadilan Negeri Bengkulu No. 2 Pid.Pra/2016/PN.Bgl, tertanggal 31 Maret 2016. Kemudian, ia memerintahkan para tergugat untuk melanjutkan penuntutan perkara atas nama Novel Baswedan bin Salim Baswedan untuk segera disidangkan di Pengadilan Negeri Bengkulu. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here