Setengah jam saja hujan mengguyur Kota SAmarinda, maka terjadi banjir di sejumlah titik jalan. Keseriusan pemerintah dalam menangani banjir sangat ditunggu oleh warga.

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda — Hujan yang turun mengguyur kota Samarinda selama setengah jam pada Kamis sore (17/10) telah membuat banjir di beberapa ruas jalan dan menyebabkan kemacetan panjang.

Beberapa titik banjir yang sempat dipantau Poskaltim.com yaitu Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Sungai Pinang, yang menyebabkan arus ke Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APT Pranoto) Samarinda, harus berjalan pelan.

“Banjir di jalan ini sudah kerap terjadi dan bahkan sudah tahunan. Namun sayang tak ada solusi dan penyelesaian oleh pemerintah,” ujar seorang warga bernama Mashardiansyah, yang terjebak macet dan harus mendorong sepeda motornya.

Lanjutnya, keseriusan pemerintah kota Samarinda dan Provinsi Kaltim menjadi tanda tanya, karena jalan tersebut menjadi akses atau jalan utama menuju Bandara APT Pranoto.

“Kalau ini belum selesai, tidak lama akan muncul persoalan baru orang-orang yang akan ke bandara bagaimana nasibnya, terlebih Samarinda adalah kota penyangga bagi calon ibu kota negara,” ucapnya.

Sementara warga Kelurahan Tanah Merah, Hamidi Ahmad (45) menyebutkan hujan yang terjadi pada sore Kamis ini cukup deras dan membuat jalan DI Panjaitan macet, karena banyak kendaraan khususnya roda dua mogok. Ketinggian air hingga 50 centimeter menjadi kendala bagi sepeda motor untuk menerobos saat hujan.

Sebenarnya ada jalan alternatif melalui jalan Gunung Lingai tembus Lempake. Namun karena banyaknya kendaraan yang menggunakan jalan ini, akhirnya jadi macet dan kendaraan berjalan merayap.

“Pemerintah memang kerap dipojokan dengan persoalan ini, tetapi ini menjadi PR (pekerjaan rumah) bersama. Kedangkalan parit dan got menjadi persoalan akibat pengupasan bukit dan tambang, menjadi salah satu indikatornya,” ucapnya.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here