Kota Blikpapan yang dulunya tidak pernah banjir, kini hujan tujuh jam hampir sebagian kota kebanjiran

Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Hujan deras yang turun sejak Senin (3/6) malam hingga Selasa (4/6) dini hari tadi menyebabkan kawasan Beller, Kelurahan Damai Kecamatan Balikpapan Kota paling parah dilanda banjir.

Dari foto udara yang diambil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, terlihat kawasan pemukiman dan jalan di Beller tergenang air terutama di RT 31, Kelurahan Damai, Selasa (4/6) pagi.

Ketinggian air pada subuh hingga pagi mencapai satu meter namun pada siang hari genangan air sekitar 50 centimeter.

Salah seorang warga yang ditemui menolak untuk diwawancarai bahkan sempat berkata ”Ngak usah diwawancarai, ngak usah diliput. Banjir juga tetap gak ilang,” ujarnya sambil membersihkan pekarangan rumahnya.

Sementara itu warga lainnya, Indra (48) mengatakan air sudah masuk ke wilayah pemukiman pada Selasa dinihari sekitar pukul 02.15 Wita. Masuknya air ke rumahnya sekira pukul 03.00 Wita atau saat sahur.

”Masuk ke rumah pas sahur tadi mas. Ketinggian air ada satu meter. Hujan yang turun cukup deres,” ujarnya.

Indra bersama kedua anaknya terlihat tengah membersihkan sisa-sisa kotoran yang masuk ke dalam rumahnya.

”Biasanya surut sore tergantung pasang laut. Ya sekitar 6-8 jam. Harapannya ada tindakan dari pemerintah jangan wacana aja,” tegasnya.

Selain Beller, banjir juga sempat menggenangi daerah belakang hotel Novotel, belakang Sucofindo jalan Ahmad Yani Balikpapan Tengah dan longsor di kawasan Telindung, Balikpapan Utara.(AND/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here