Dari pantauan, masih 0,5 derajat ketinggian hilal dari hisab. Normalnya diatas 1,5 derajat

Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Balikpapan bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Pengadilan Agama Balikpapan dan tokoh agama melakukan pemantauan hilal yang berlokasi di Apartemen Pertamina Balikpapan, Balikpapan Barat, Senin (3/6) petang.

Dipimpin Kepala BMKG Balikpapan Mudjianto, pemantauan hilal ini dilakukan di atas ketinggian 99 meter diatas laut (mdl). Namun pemantauan hari lebaran 1440 Hijriah masih belum terlihat.

“Hari ini kita pantau di atas ketinggian 99 mdl, sejak pukul 16.00 Wita kita sudah liat. Namun hingga pukul 18.00 Wita awan pekat masih menyelimuti,” ujarnya.

Lanjut Mudjianto, selain tertutup awan kondisi pemantauan yang berakhir pada pukul 18.20 Wita ini memperlihatkan jika hilal masih berada 0,5 derajat atau masih dibawah ufuk.

“Dari pantauan kita masih 0,5 derajat ketinggian hilal dari hisab. Normalnya diatas 1,5 derajat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Balikpapan Hakimin Patang mengatakan, dengan belum terlihatnya hisab ini maka akan segera dilaporkan ke Kemenag Pusat untuk dijadikan referensi.

“Ya kan di Balikpapan belum terlihat. Data sesuai yang disampaikan BMKG. Data ini langsung kita kirim ke pusat agar jadi acuan penetapan 1 Syawal 1440 Hijriah atau lebaran,” ujarnya.

Lebih lanjut Hakimin mengatakan, dengan hasil tersebut ada kemungkinan jika lebaran akan berlangsung pada Rabu 5 Juni 2019 lusa.

“Kan kalo tidak terlihat ini berarti kita masih puasa, dan lusa baru lebaran. Tapi itu menunggu pusat yang umumkan ya,” terangnya.(AND/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here