Oleh: Bayu Derriansyah / Yuliawan A

Poskaltim.com, Pekanbaru – Kabut asap yang terjadi di Provinsi Riau dan beberapa provinsi lain di Indonesia terus memburuk. Berbagai cara sudah dilakukan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Begitupun dengan shalat Istisqa untuk meminta hujan serta pembuatan rekayasa cuaca dengan penaburan garam di awan untuk menciptakan hujan buatan.

Lucunya, belakangan dunia maya dihebohkan dengan pesan berantai (broadcast) yang mengimbau masyarakat untuk menyiapkan wadah berisi air yang dicampurkan dengan garam.

Dalam pesan tersebut, air garam nantinya diletakkan di luar rumah pada siang hari, agar dapat menguap dan diharapkan dapat tercampur para partikel awan, sehingga dapat menciptakan hujan.

Berikut isi pesan berantai tersebut:

“Darurat Asap !!

Sediakan baskom air yang dicampur garam dan diletakkan diluar rumah, biarkan menguap, jam penguapan air yang baik adalah sekitar pukul 11.00 s.d jam 13.00, dengan makin banyak uap air di udara semakin mempercepat Kondensasi menjadi butir air pada suhu yang makin dingin di udara.

Dengan cara sederhana ini diharapkan hujan makin cepat turun, semakin banyak warga yang melakukan ini di masing-masing rumah, ratusan ribu rumah maka akan menciptakan jutaan kubik uap air di Udara.

Lakukan ini satu rumah cukup 1 ember air garam, bsok jumat tgl 12 Sept, jam 10 pagi serempak..
Mari kita sama2 berusaha utk mnghadapi kabut asap yg kian parah ini..
Mohon diteruskan.

Terima kasih”

Namun, belum diketahui pasti apakah cara tersebut ampuh untuk menciptakan hujan. Saat ini belum ada penjelasan dari pihak terkait mengenai pesan tersebut. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here