Kawasan yang terendam banjir dipastikan dipenuhi sampah yang tentu saja mengeluarkan bau tak sedap karena tak terbuang hingga dua pekan.

Oleh : Muhammad Rizqi

Poskaltim.com, Samarinda — Banjir di Samarinda yang sudah mulai surut menyisakan persoalan lain, yaitu tumpukan sampah yang terbawa banjir. Kawasan yang terendam banjir dipastikan dipenuhi sampah yang tentu saja mengeluarkan bau tak sedap karena tak terbuang hingga dua pekan.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda memastikan membantu warga Samarinda dengan mengangkut sampah sisa banjir namun batas terakhir pengangkutan terakhir hari ini, Minggu, 23 Juni.

“Kami harus berikan batasan seperti itu karena dikhawatirkan nanti malah keterusan sampahnya dibuang di depan rumah,” ucap Kepala DLH Samarinda, Nurrahmani.

Wanita yang akrab disapa Yama tersebut mengatakan selama pengangkutan pasca banjir, pihaknya memberikan kelonggaran untuk tetap mengangkut sampah yang diletakkan di luar TPS yang ditetapkan sehingga bagi warga korban banjir, diminta untuk segera mengeluarkan sampah mereka sebelum tanggal 23 Juni.

“Kalau diletakkan di TPS lebih baik, tapi kalau memang gak mampu ya letakkan saja di depan rumah. Nanti kami yang angkutkan,” imbuhnya.

Yama mengatakan pembatasan ini dilakukannya agar pembersihan pasca banjir tidak dilakukan berlarut-larut. Selain itu, Yama juga khawatir apabila tidak diberikan batasan waktu, maka akan muncul titik-titik baru TPS liar di luar TPS yang sudah ada sebelumnya.(RZQ/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here