Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda — Hampir genap tiga tahun sejak 16 November 2016 lalu, Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda ditutup. Kini rencana beroperasi kembali masih membutuhkan sejumlah izin, diantaranya sertifikasi layak fungsi bangunan dari Dinas PUPR Samarinda.

“Benar hampir tiga tahun kita tutup, kini mendapatkan sinyal akan buka kembali, beroperasi kembali. Dan kami sampai saat ini masih dalam proses perizinan di Pemkot Samarinda,” ujar Direktur RSI Samarinda dr Sadik Sahil, Selasa (15/10).

Lanjut Sadik, meskipun persoalan sengketa lahan dengan Pemprov Kaltim telah usai namun pihaknya tetap membutuhkan waktu yang cukup lama lantaran seluruh nama dan akte lainnya yang berkaitan dengan nama RSI, telah berubah nama menjadi Badan Layanan Usaha Daerah Rumah Sakit Islam Abdul Wahab Sjahranie (BLUD RSI AWS) saat akhir masa jabatan Gubernur Kaltim sebelumnya, Awang Faroek Ishak.

“Butuh waktu yang lama karena prosesnya sama dengan membangun rumah sakit yang baru. Karena semua dokumen RSI sebelumnya telah berubah nama menjadi dokumen BLUD RSI AWS. Ini yang masih dalam proses penyelesaian,” jelasnya

Kemudian, dari dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB), analisis dampak lingkungan serta dokumen lainnya pun harus diubah dan dikembalikan seperti saat RS Islam sebelum ditutup.

“Saat ini sertifikasi tinggal menunggu hasil layak fungsi bangunan dari PUPR. Setelah itu proses teknis ke Dinas Kesehatan Kota Samarinda dan proses selanjutnya akan dilakukan visitasi oleh Dinas Kesehatan kota dan provinsi serta visitasi dari Perhimpunan Rumah Sakit se-Indonesia (Persi),” jelasnya.

“Kami berharap proses ini segera cepat selesai di Pemkot Samarinda agar layanan kepada masyarakat bisa cepat diberikan. Karena masyarakat sekitar sangat memerlukan keberadaan RSI Samarinda ini,” ujarnya.

Akibat perseteruan antara Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi) dengan Pemerintah Provinsi Kaltim dimasa Pemerintahan Gubernur Awang Faroek Ishak, rumah sakit yang telah beroperasi selama 30 tahun, harus menjadi korban karena tidak adanya perpanjangan izin operasi.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here