Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi melakukan kunjungan ke lokasi banjir. Ini kunjungan ke dua Hadi Mulyadi setelah kemarin juga meninjau korban banjir

Oleh : Muhammad Rizqi

Poskaltim.com, Samarinda — Hadi Mulyadi selaku Wakil Gubernur kembali berkunjung ke lokasi lokasi banjir di Samarinda. Di hari kedua ini Hadi mendatangi korban banjir di kawasan Jalan dokter Soetomo dan Jalan Gatot Subroto Samarinda.Sejumlah bantuan pun diberikan mulai dari makanan hingga popok untuk bayi.

Hadi pun tak sendirian, dirinya didampingi kepala Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) serta staf yang ada dilingkup kerja Pemprov Kaltim. Bantuan yang didistribusikam cukup banyak, sekitar satu unit truck yang merupakan hasil sumbangan selurug SKPD .

“Yah sama seperti hari kemarin kita kembali meninjau ke lokasi banjir, kali ini juga kami membagikan makanan dan juga obat obatan, warga masih banyak yang mengeluh yah kita berusaha membantu semampunya” Ucap Hadi Kepada awak media pada Rabu (12/06) .

Sampai saat ini juga tercatat pemprov kaltjm melalui BPBD Kaltim sudah ikut mendirikan posko posko pengungsian di 20 titik lokasi yang bergabung bersama Tim Relawan dan TNI Polri. Selain itu juga dapur umum sudab difungsikan yang mengantar makanan kepada para pengungsi di pagi, siang dan malam.

“Koordinasi terus dilakukan, posko-posko kan juga sudah dibangun di beberapa titik, jadi sumbangan makanan dan bahan bahan lainnya sudah bisa didistribusikan langsung, tadi juga kita tinjau dapur umum sudah sangat siap dari Yonif 611 Awanglong di kawasan Jalan Dokter Soetomo” ucap Hadi.

Hadi pun tak segan turun langsung mendatangi warga hingga bercebur di air yang cukup dalam hingga sampai kepinggang orang dewasa. Wargapun menyambut baik respon orang nomor 2 di Kaltim ini.

“Kami senang mas ada bantuan begini, Alhamdulillah distribusi bantuan lancar kami dapat terus makanan, cuma obat obatan saja yang masih kurang” ungkap Maysaroh kepada Poskaltim.com.

warga berharap juga penyaluran distribusi bisa tepat sasaran, karena banyak juga warga yang tidak menjadi korban, namun mengambil jatah sehingga warga yang menjadi korban kekurangan makanan.(RZQ/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here