Berbagai program pembangunan yang sedang dilaksanakan dan membutuhkan investor, terus ditawarkan ke berbagai pihak, termasuk dalam pameran ekonomi yang digagas Bank Indonesia di London

Oleh : Muhammad Rizqi

Poskaltim.com, Samarinda — Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor akan bertolak Ke London, Inggris pada Selasa (02/07) besok untuk menghadiri acara pameran investasi yang digelar oleh Bank Indonesia, yang sudah rutin digelar sejak tahun 2015 lalu.

Gubernur Isran pun langsung setuju ketika ditawari oleh Bank Indonesia dan Kaltim menjadi salah satu dari tiga provinsi di Indonesia yang mengikuti ajang tersebut, yaitu Jawa Timur dan DKI Jakarta.

Isran menyiapkan beberapa bahan yang akan dipamerkan kepada para investor asing. Isran juga yakin akan ada ketertarikan yang bagus nantinya, karena saat ini Kaltim sedang terus berkembang dan dalam siklus perekonomian yang baik.

Program normalisasi Sungai Karang Mumus yang menjadi penyebab banjir Samarinda pun ditawarkan kepada investor untuk penanganannya. Dana yang sangat besar membutuhkan kerjasama dengan pihak investor
“Itu acara kita diundang oleh Bank Indonesia pameran disana. Kita diundang mewakili Indonesia cuma tiga provinsi saja yang diminta hadir. Banyak nanti proyek-proyek yang kita tawarkan, agar ada investor yang tertarik,” ujar Isran noor, kepada awak media, Senin (1/7).

Beberapa proyek yang ditawarkan diantaranya proyek jalan tol Samarinda-Bontang, proyek Jembatan Buluminung Kabupaten Penajam Paser Utara, Kawasan Industri Pelabuhan Internasional Maloy di Kutai Timur dan juga proyek normalisasi Sungai Karang Mumus untuk penanganan banjir di Kota Samarinda.

“Intinya kita tawarkan yang bisa diinvestasikan nanti disana, yah seperti Maloy, tol Samarinda-Bontang, Jembatan Buluminung, kalau kereta api kan tinggal proses aja dari Rusia, yah saya juga mau menawarkan untuk normalisasi Sungai Karang Mumus,” ujar Isran Noor.

Khusus untuk penanganan banjir di Samarinda memang memerlukan investor karena penanganannya mencapai angka Rp 10 triliun yang anggarannya dikoordinasikan dengan pemerintah pusat. Sehingga hadirnya investor dianggap perlu agar penanganan ini bisa berjalan maksimal.(RZQ/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here