Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor melakukan rotasi jabatan pertama sejak dirinya dilantik menjadi Gubernur Kaltim periode 2018-2023

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda — Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor melakukan rotasi jabatan pertama sejak dirinya dilantik menjadi Gubernur Kaltim periode 2018-2023 berpasangan dengan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi.

Rotasi ini dilakukan pada Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas Perdana. Mutasi kali ini dilakukan terhadap 115 orang pejabat lingkup Pemprov Kaltim, baik mutasi pada jabatan baru dengan tingkatan setara jabatan sebelumnya, maupun mutasi promosi kenaikan dari jabatan sebelumnya.

Dari 115 pejabat yang menempati posisi baru, tiga orang diantaranya Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau eselon II, yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim yang sebelumnya dipegang Fathul Halim, kini beralih menjadi Asisten I Sekprov Kaltim, Inspektur Kaltim, Muhamad Saduddin menjadi Kepala BPKAD Kaltim, dan Kepala Disnakertrans Kaltim, Abu Helmi menjadi Asisten II Sekprov Kaltim.

Beberapa orang pejabat yang kini menduduki sebagai asisten dan Kepala Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor melakukan rotasi jabatan pertama sejak dirinya dilantik menjadi Gubernur Kaltim periode 2018-2023.
Dalam arahannya, Gubernur Isran Noor berpesan agar setiap pejabat yang dilantik harus ikhlas menerima keputusan hasil pelantikan. Demikian juga teman-teman ASN sekitarnya harus turut bergembira dan memberikan dukungan terhadap posisi baru yang didapatkan.

“Pelajari regulasi dalam melaksanakan tugas-tugas agar dilaksanakan sesuai peraturan dan perundang-undangan berlaku. Dan jangan lupa giatkan hubungan rutinitas ibadah dengan Sang Khaliq, Allah SWT,” begitu pasannya saat memberikan sambutan, yang berlangsung di Pendopo Odah etam, Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (31/7).

Dia juga mengingatkan agar setiap pejabat harus terus belajar untuk meningkatkan kapasitas. Jangan malu untuk bertanya kepada pimpinan maupun bawahan, karena boleh jadi staf lebih paham tentang suatu hal yang dibahas.
“Kita juga harus siap dikritik dan menerima masukan dari semua pihak, sebab tidak ada manusia yang sempurna (dalam melaksanakan pekerjaan),”katanya.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here