Oleh : Muhammad Rizqi

Poskaltim.com, Samarinda — Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran noor berpesan agar masyarakat bisa lebih berhati-hati dan juga tetap mengutamakan keselamatan berkendara. Begitu juga dengan beberapa jasa transportasi, baik bus antar kota antar provinsi maupun antar kabupaten, serta moda transportasi lainnya, diharapkan mengutamakan keselamatan daripada keuntungan.

“Kepada seluruh pemudik khususnya warga Kaltim saya imbau untuk tetap berhati hati, jaga kesehataan dan juga tetap mengutamakan keseleamatan sehingga bisa berlebaran di kampung halaman” ucap Isran noor saat di temui awak media di kediamannya pada minggu (2/6) .

Isran Noor juga mengatakan bahwa dirinya sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak termasuk Dinas Perhubungan dan kepolisian untuk membangun pos-pos keamanan arus mudik tahun ini.

GUbernur Kaltim Isran Noor berpesan agar pemudik mengutamakan kesehatan dan keselamatan
“Kalo koordinasi sudah dilakukan, saya juga sudah perintahkan Dinas Perhubungan Kaltim untuk bekerjasama dengan pihak terkait, untuk memasang pos-pos keamanan juga ada pos kesehatan disitu,” ucapnya, Senin (3/6).

Sementara itu dirinya juga mempertegas bahwa jalan tol Samarinda Balikpapan tidak akan dibuka, karena menurutnya masih belum layak dan tidak aman jika dilalui oleh masyarakat untuk melintas, karena baru selesai per segmen.

“Tol belum dibuka, tidak akan dibuka juga jika belum selesai, jangan buru-buru, lebih baik selesai semua, biar aman masyarakat lewat,” ujar Isran.

Sementara itu, puncak arus mudik lebaran di Terminal Sungai Kunjang Samarinda sudah terjadi pada hari Minggu (2/6). Terminal ini melayani bus antar kota dalam provinsi, khususnya ke Balikpapan.

“Hari ini sudah tidak ada lagi penumpukan penumpang. Nampaknya kemarin (Minggu) sudah terjadi tetapi jumlahnya tidak sebanyak tahun lalu,” ujar H. Rahayu, pengelola bus Bone Indah Samarinda.

Di Terminal Lempake Samarinda Utara yang melayani rte Samarinda-Bontang, Samarinda- Sangatta Kutai Timur kondisinya juga berjalan normal tanpa adanya penumpukan penumpang.

“Saya mau ke Marangkayu (Kabupaten Kutai Kartanegara), tinggal menunggu kedatangan kendaraannya saja. Iya, sudah dapat tiket,” ujar Ridwan, yang ingin berlebaran di kampungnya di Marangkayu.(RZQ/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here