Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah, membantah adanya dualism kepemimpinan dalam Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Nurdin membantah dirinya bersing dengan wakilnya, Andi Sudirman Sulaiman.

Oleh: Azhar AP / Yuliawan A

Posakaltim.com, Makassar – Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah, menegaskan dirinya sama sekali tidak bersing dengan wakilnya, Andi Sudirman Sulaiman. Menurut dia, tidak ada dualisme kepemimpinan di institusi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

Hal ini sebagai respons atas salah satu satu poin dari hak angket yang digulirkan DPRD Sulsel sebelumnya tentang dualisme kepemimpinan. “Dualisme kepemimpinan itu tidak ada,” tegas Nurdin Abdullah di Makassar, Senin (25/8).

Menurut dia, semua harus tahu yang mana dilakukan dengan cara terbuka, dan yang mana tidak bisa dilakukan secara terbuka.

“Bukan berarti menjadi staf ahli sudah habis, nggak. Silakan ikut bidding lagi, tapi satu yang harus dan paling penting bagi saya adalah mari kita menjunjung tinggi etika, menjunjung tinggi moralitas bahwa kepemimpinan ini adalah pilihan rakyat,” tegasnya lagi.

Nurdin menyampaikan agar pejabat lingkup Pemprov Sulsel tidak main-main dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

“Jangan bermain-main. Saya tidak ingin kejadian (Hak Angket) ini dua kali di kepemimpinan ini. Saya tegaskan, siapa pun yang bermain-main, saya akan memberikan sanksi. Yang kedua, dalam hak angket berkembang bahwa keluarga saya urus proyek. Saya ingin tegaskan di sini, siapapun yang berani bermain-main proyek lagi, akan saya habiskan,” terangnya.

Dia menyampaikan kepada seluruh pejabat dan ASN di lingkup Pemprov Sulsel, agar sama-sama menegakkan aturan dan tidak ada satupun oknum yang boleh mengatur-atur. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here