Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Demokrat, Hinca Panjaitan mengatakan, pihaknya telah meminta Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kaltim membentuk tim yang bertugas mencari calon-calon untuk segera diusung pada Pilkada Serentak di Kaltim.

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda — Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang di Kaltim, Partai Demokrat Kaltim belum menetapkan calon-calonnya, termasuk calon wali kota Samarinda.

Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat Syaharie Jaang mengatakan sudah menyiapkan kader-kader terbaiknya untuk bertarung di pemilihan kepala daerah di sembilan kabupaten/kota se-Kaltim tahun 2020 mendatang.

“Pak Jaang dan kawan-kawan sudah mahir semua. Bagaimana lobi-lobi politik. Saya sudah memberitahunya, jalankan secepatnya,” ujar Sekretaris Jenderal DPP PD Hinca Panjaitan, Jumat (23/8/2019).

“Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang diagendakan pada 23 September 2020 mendatang, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat mulai menyiapkan kader-kader terbaiknya,” ujar Jaang.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Demokrat, Hinca Panjaitan mengatakan, pihaknya telah meminta Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kaltim membentuk tim yang bertugas mencari calon-calon untuk segera diusung.

“Diantaranya, sembilan Pilkada yang diselenggarakan di Kaltim harus ada tim khusus untuk jemput bola mencari kader-kader terbaik,” kata Hinca.

Lebih jauh Hinca menjelaskan, pihaknya baru bisa berkonsentrasi menentukan berapa nama yang akan direkomendasikan maju di Pilkada Samarinda 2020, setelah pelantikan anggota DPRD Samarinda, yang diagendakan pada 26 Agustus nanti.

Dia menyebutkan, bila saat ini jumlah kursi yang dimiliki hanya ada lima saja, maka Ia menyarankan agar melakukan lobi-lobi ke partai sahabat untuk membangun koalisi.”Saat ini kita hanya memiliki lima kursi, dan untuk bisa mengusung kader, butuh sembilan. Berarti masih butuh empat,” ujarnya.

Maka demi memenangkan Pilkada Serentak mendatang, Hinca mengimbau agar Ketua DPD dan DPC melakukan konsolidasi dengan satu partai, untuk mempermudah komunikasi.

“Partai itu ada piramidanya dari Ketua Umum, DPD dan DPC gitu terus sampai ke bawah. Maka semua ada tingkatannya. Tentulah kalau ketua umum sebuah partai pasti targetnya presiden, ketua DPD targetnya adalah gubernur, ini eksekutif ya. Ketua DPC targetnya bupati atau walikota,” ujar Hinca. (YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here