Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda – Banyak cara untuk memeriahkan HUT RI setiap tahunnya. Salah satunya yang dilakukan oleh warga RT 12, Kelurahan Mugirejo, Samarinda Utara, yang membuat gapura dan hiasan kampung dengan memanfaatkan botol plastik bekas yang dikombinasikan dengan bambu.

Sutopo, tokoh warga setempat mengatakan, untuk membuat gapura kampung tersebut pihaknya membutuhkan ratusan botol air minum mineral yang dikumpulkan dari warga. Pembuatan gapura ini sudah direncanakan jauh hari sebelum HUT RI, sehingga begitu tiga hari tujuh belasan, botol-botol bekas tinggal diambil di rumah-rumah warga.

“Hal ini kami lakukan bermula dari keprihatinan melihat botol plastik bekas yang sering dibuang begitu saja setelah digunakan, kemudian kami mengajak warga untuk mengumpulkannya dan momentum bulan Agustus tahun ini kami manfaatkan untuk berkreasi membuat gapura dari barang-barang bekas tersebut,” ujarnya Sabtu sore (17/8).

Ia menuturkan pembuatan gapura maupun hiasan ini dilakukan secara swadaya dari warga. Gapura yang terbuat dari botol plastik tersebut disusun dan direkatkan dengan menggunakan besi dan kawat. Dengan memanfaatkan barang bekas tersebut, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk semakin sadar menjaga kebersihan lingkungan.

Sedangkan ornamen yang dipilih adalah lambang negara Burung Garuda, Pesut Mahakam dan juga burung Enggang yang terbuat dari bahan sterofoam yang dipasang di atas Gapura. Alasan dipilihnya ornamen Burung Garuda Pancasila, burung Enggang dan Pesut Mahakam, adalah untuk memperindah gapura sekaligus memperkenalkan lambang negara Indonesia serta hewan-hewan asli daerah Kaltim kepada anak-anak usia dini.

Ia mengatakan, untuk pengerjaan dilakukan secara bergotong-royong dengan melibatkan semua warga baik pemuda maupun orang tua. Lama pengerjaan gapura ini memerlukan waktu kurang lebih selama dua hari.

“Saya berpesan, jangan membuang botol plastik sembarangan, sampah yang masih bisa bermanfaat itu masih bisa didaur ulang. Buktinya, masih dapat kita manfaatkan untuk membuat gapura dan usai tujuh belasan, dapat kita manfaatkan sebagai hiasan lainnya di rumah,” ucapnya.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here