Ketua Bawaslu Kaltim Muhammad Saipul akan siap menerima aspirasi para pengunjuk rasa.

Oleh : Mashardiansyah

Poskaltim.com, Samarinda — Pengumuman perolehan suara Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di tingkat Provinsi Kalimantan Timur telah diumumkan. Suara terbanyak diraih paslon Capres 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang meraih suara sebanyak 1.094.845 dan paslon nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan suara 870.443 suara.

Walau telah diplenokan ke KPU Pusat, namun masih saja banyak pihak yang merasa perolehan suara tidak dihitung secara benar, terutama untuk perolehan suara paslon Capres 02, Prabowo-Sandi.

Dari kabar yang beredar, bahwa akan adanya aksi damai esok pada Jumat (17/5/2019) karena masih ada ketidakpuasan terhadap kinerja KPU Kaltim dan Bawaslu Kaltim dalam perolehan suara tersebut. Aksi damai rencananya akan ditujukan kepada Bawaslu Kaltim di Jalan MT Haryono.

Dengan adanya kabar tersebut Poskaltim.com, mencoba untuk mengonfirmasi terkait aksi tersebut kepada Wakil Sekretaris DPD Partai Gerindra Kaltim Sulaeman Hattase. Tetapi dirinya mengatakan bahwa aksi tersebut bukanlah gagasan dari pihak Gerindra Kaltim.

“Bukan kami yang menggagas aksi tersebut. Mungkin, relawan ataupun masyarakat yang bergerak,” tuturnya ketika diwawancarai melalui telepon pada Kamis sore (16/5).

Didapat kabar bahwa massa demonstran akan berkumpul dahulu di Jalan Anggi tepatnya di samping Masjid Islamic Center Samarinda, untuk kemudian massa akan berarakan menuju ke Kantor Bawaslu Kaltim yang letaknya hanya sekitar 3 kilometer dari titik kumpul massa.

Menanggapi hal ini, Ketua Bawaslu Kaltim, Muhammad Saipul, mengatakan dirinya pun akan menerima segala aspirasi yang dilakukan masyarakat meski dirinya belum mendapatkan surat resmi secara langsung.

“Kami memang belum mendapatkan laporan resminya, tetapi sudah dapat kabar dari kepolisian sendiri. Kami pasti menerima segala pendapat maupun aspirasi yang disampaikan,” kata Saipul.

Dirinya pun menghimbau khususnya bagi para demonstran yang turun ke jalan besok, agar dalam menyampaikan aspirasi sebaiknya dilakukan secara damai dan secara konstitusional.

Sementara itu, Polresta Samarinda akan menyiagakan sekitar 265 orang personel gabungan Polresta Samarinda dan Brimob Samarinda yang turut serta mengamankan aksi besok.

“Kami akan mengerahkan sekitar 265 personel dari kepolisian dan satu kompi dari Brimob,” jelas oleh Kasubag Humas Polresta Samarinda, Ipda Danovan.(MSD/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here