Wakil Ketua KPK, Thony Saut Situmorang

Oleh: Rudi Hasan / Yuliawan A

Poskaltim.com , Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tersangka baru kasus korupsi e-KTP. Wakil Ketua KPK, Thony Saut Situmorang menuturkan, mayoritas dari tersangka baru itu berasal dari unsur penyelenggara negara.

“KPK kemudian meningkatkan perkara ini ke tahap penyidikan dengan menetapkan empat orang sebagai tersangka,” kata Saut di Jakarta, Selasa, (13/8).

Mereka adalah MSH (Miriam S Hariyani) selaku anggota DPR 2014-2019; ISE (Isnu Edhi Wijaya) selaku direktur utama Perusahaan Umum Percetakan Negara RI (Perum Peruri) dan ketua Konsorsium PNRI; HSF (Husni Fahmi) selaku ketua Tim Teknis Teknologi Informasi Penerapan Kartu Tanda Penduduk Elektronik, PNS BPPT, dan; PLS (Paulus Tannos) selaku direktur utama PT Sandipala Arthaputra.

“Sampai saat ini, total KPK telah memproses 14 orang dalam perkara dugaan korupsi pengadaan KTP elektronik ini dan perkara terkait, yaitu obstruction of justice dan kesaksian
palsu,” kata Saut.

Empat orang tersebut disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here