Dinas Perbuhungan Provinsi Kaltim melakukan pemeriksaan kelaikan jalan kendaraan menjelang mudik lebarab

Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Timur bersama Satuan Pelayanan Terminal Batu Ampar Balikpapan, melakukan ramp check atau pemeriksaan kelaikan kendaraan terhadap bis dan transportasi roda empat yang ada di terminal, pada Rabu (22/5) pagi.

Korsatpol Terminal Tipe A Batu Ampar Balikpapan, Irda Haryono Sukirno mengatakan, dalam ramp check ini terdapat dua unit bus dinyatakan tidak laik jalan. Sehingga pihaknya melarang angkutan penumpang tersebut beroperasi.

“Masih ada kendaraan yang ditemukan tidak laik jalan, termasuk bus ada dua unit. Ditemukan juga STNK mati dan sabuk keselamatan (safety belt) tak berfungsi,” ujarnya,

Selain bus, petugas juga memeriksa kelayakan angkutan penumpang, yaitu jenis minibus trayek ke Sepaku (Kabupaten Kutai Kartanegara). “Mobil trayek ke Sepaku kami ramp check, ditemui ada beberapa kekurangan. Mereka harus laporkan dan penuhi standar. Yang sudah (lengkap) baru kami pasang stiker,” jelasnya.

Lanjut Irda, ramp check angkutan darat ini rutin dilakukan setiap enam bulannya. Bila ditemukan kendaraan yang tidak sesuai atau tidak laik jalan, maka pihaknya tidak segan untuk tidak memberikan izin operasional. Apalagi digunakan untuk angkutan lebaran.

“Kalau temuan ada kendaraan yang tak laik jalan, kami tidak kasih keluarkan izin operasionalnya,” terangnya.

Terkait adanya dua unit bus yang dilarang beroperasi, karena sebelumnya sudah diinformasikan akan dilakukan pemeriksaan, tetapi tidak dilakukan perbaikan, dan terpaksa akhirnya dilarang beroperasi.

“Bila pemilik angkutan nekat beroperasi tentu ada konsekuensi sanksi yang menunggu. Bisa saja pencabutan izin operasional, hingga pidana,” ujarnya.

Usai melakukan ramp check ini, Dishub Kaltim akan membuat laporan ke pusat dan akan mendata kendaraan yang mendekati masa akhir uji KIR. “Ramp check ini kami laporkan ke pusat melalui aplikasi. Di aplikasi itu tertera kendaraan yang tak laik jalan, sehingga sudah terdaftar,” ujarnya.(AND/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here