Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Balikpapan – Sejumlah penerbangan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan telah mengalami pembatalan penerbangan dan penundaan (delay) dengan tujuan Kabupaten Berau Bandara Kalimarau, yang masih belum dapat didarati pesawat karena asap kebakaran hutan dan lahan.

Communication and Legal Section Head AP I Balikpapan Andanina Megasari mengatakan, beberapa penerbangan yang terganggu dari Balikpapan tujuan Kabupaten Berau dan sebaliknya, terdapat empat penerbangan batal, dan delapan lainnya tertunda.

“Yang cancel dua Garuda Indonesia, satu Lion Air, dan satu Trans Nusa,” ujarnya, Sabtu (14/9).
Meski terdapat penundaan dan pembatalan penerbangan dari dan ke Balikpapan-Berau, Andanina masih belum bisa mengetahui berapa banyak jumlah penumpang yang terkena imbasnya.

“Jumlah penumpang masih kita hitung, belum bisa memastikan. Namun kita prediksi tidak jauh berbeda dengan kemarin (Sabtu/14/9) yang berjumlah 520 penumpang,” jelasnya.

Saat ditanya soal kondisi Bandara Kalimarau, Berau, Andanina menjelaskan jika jarak pandang di bandara tersebut berada di bawah standar keamanan penerbangan. Bahkan pilot-pilot maskapai pun tidak ada yang berani mengeluarkan atau memasukkan pesawat.

“Jarak pandang yang dilaporkan tadi pagi sekitar pukul 08.00 WITA adalah 800 meter, tapi barusan up datenya pada sore menjadi 200 meter. Kondisi ini di bawah minimal jarak pandang,” jelasnya.

Akibat kabut asap yang terjadi di Bandara Kalimarau-Berau sejumlah penerbangan mengalami gangguan dan dampaknya pun dirasakan di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan sejak Jumat kemarin.

Begitupun dengan Bandara APT Pranoto Samarinda, juga berapa kali mengalami penundaan hingga pengalihan pendaratan karena jarang pandang pilot berada di bawah 5.000 meter.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here