Dinas Perkebunan Kaltim telah mengantisipasi kebakaran lahan dan kebun dengan melatih petugas pengendali kebakaran lahan dan kebun, untuk meminimalisir terjadinya kerugian pada pekebun.

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda – Ancaman kebakaran hutan dan lahan, termasuk di dalamnya kebakaran kebun, terus menjadi perhatian Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim saat memasuki musim kemarau.

Dinas Perkebunan Kaltim secara intensif melaksanakan Bimbingan Teknis Pengendalian Kebakaran Perkebunan untuk meminimalisir dampak kebakaran lahan milik masyarakat.

Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ujang Rachmad, ditemui Selasa (6/8) mengatakan kebakaran di areal kebun hampir terjadi setiap tahunnya. Apalagi ketika memasuki musim kemarau. Ada saja pembakar lahan kebun yang ingin mempercepat pekerjaan dengan cara membakar.

“Masalah kebakaran lahan dan kebun merupakan hal yang dapat dicegah, supaya tidak terjadi emisi gas rumah kaca yang berdampak terhadap penurunan daya dukung lahan,” ujarnya.

Lanjut Ujang, ekstensifikasi lahan saat membukaan lahan baru yang tidak mengikuti anjuran program pembukaan lahan tanpa bakar menjadi salah satu penyebab kebakaran lahan yang berdampak negatif pada beberapa aspek, baik ekonomi, sosial, ekologis maupun politis bangsa.

Biasanya, saat musim kemarau, pemilik lahan ramai membuka lahan perkebunan dengan cara membakar lahan sebagai efisiensi biaya. Namun efeknya, pembakaran lahan merembet kemana-mana dan menimbulkan bencana kebakaran hutan.

Dengan adanya tenaga terlatih yang dihasilkan dari pelatihan dan bimbingan teknis, 30 personel Dinas Perkebunan dari berbagai kabupaten/kota diharapkan dapat menjadi ujung tombak pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

“Dengan tersedianya 30 orang personel petugas pengendalian kebakaran lahan dan kebun yang mampu memberikan petunjuk dan pembinaan kepada perusahaan perkebunan dan masyarakat dalam melakukan pembukaan lahan tanpa bakar maupun pengendalian jika memang terjadi kebakaran lahan dan kebun,” harap Ujang.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here