Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan, Noor Thoha

Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Menjelang pemilihan wali kota (Pilwali) Balikpapan tahun 2020, sejumlah nama dan tokoh masyarakat mulai satu persatu mencuri perhatian masyarakat Balikpapan, baik yang ingin melalui jalur independen atau non partai maupun melalui partai politik.

Sejauh ini beberapa nama yang santer akan maju dalam Pilwali Balikpapan 2020 seperti Ahmad Basir sekretaris Partai Nasdem, Tohari Aziz ketua DPD PDIP Balikpapan, Wakil Walikota saat ini Rahmad Mas’ud ketua DPC II Balikpapan, hingga Suriyansah ketua Geppak yang melalui jalur independen.

Bagi mereka yang sudah memiliki perahu politik untuk maju menjadi seorang calon Walikota atau Wakil Walikota tentunya tak memiliki hambatan yang serius, berbeda dengan calon dari jalur independen ini.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan, Noor Thoha menjelaskan kepada masyarakat yang ingin mencalonkan diri sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan melalui jalur independen, untuk mempersiapkan syarat dukungan mulai dari saat ini.

“Untuk jalur independen ya mulai sekarang menyusun dukungan. Kalau setelah diumumkan baru menyusun dukungan, ya sudah terlambat,” ujar Thoha, Sabtu (15/6).

Lanjut Thoha, untuk syarat pencalonan diri maju melalui jalur independen yaitu mengumpulkan KTP sekitar 40.000, dari sekitar 464.000 Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kota Balikpapan.

“DPT kita kan ada 250.000 sampai 500.000 nih, pengumpulan KTP itu harus 8,5 persennya dari DPT. Ya kalo dikira-kira sekitar 40.000an KTP,” terangnya.

Thoha menambahkan, nantinya bagi masyarakat yang maju melalui jalur independen ini dalam proses pengumpulan KTP, tidak boleh ganda. Ini dikarenakan verifikasi yang dilakukan saat tidak lagi melalui sample, tapi akan diperiksa KTP satu persatu.

“Yang perlu diingat bagi independen adalah saat mengumpulkan KTP enggak boleh ganda atau sama ya KTP nya. Mekanismenya kita akan verifikasi satu-satu itu,” ujar Thoha.

Untuk pendaftaran Pilwali Balikpapan tahun 2020 nanti, KPU Balikpapan masih menunggu informasi dari KPU Provinsi. Namun diperkirakan pendaftaran baru dilakukan pada bulan September 2019 ini. “Untuk pendaftarannya masih kita tunggu. Tapi yang memungkinkan itu kisaran bulan September 2019,” ucapnya.(AND/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here