Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto

Oleh: Rudi Hasan

Poskaltim.com, Jakarta – Pengumuman Kabinet Kerja Jilid 2 sepenuhnya adalah hak prerogatif Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebagai kepala pemerintahan, dia dianggap paham betul kapan waktu yang baik untuk mengumumkan nama-nama pembantunya.

Namun, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto memperkirakan jokowi akan mengumumkan kabinetnya paling lambat pada Rabu (18/10).

“ UU Nomor 39 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kementerian. Dalam peraturan itu, kabinet ditentukan paling lama 14 (empat belas) hari kerja sejak presiden mengucapkan sumpah/janji,” ucap Hasto.

Menurutnya, Jokowi punya banyak waktu menyusun jajaran menterinya. Hasto menyarankan agar pengecekan rekam jejak, kepemimpinan, intergritas, serta kemampuan para calon menteri bekerja sama dengan presiden harus dilakukan secara seksama. Itu karena merekalah yang akan membantu presiden menjalankan tugas-tugas kenegaraan.

“Tak boleh ada menteri setelah dilantik tiba-tiba kibarkan bendera mau jadi presiden 2024. Semua harus setia dalam lima tahun ke depan,” ujar Hasto.

Sementara, terkait porsi kementerian yang akan diberikan ke partai politik, Hasto tak menyebut jumlahnya. “Semua kementerian penting dan strategis, tapi yang jelas PDIP paling banyak,” kata dia.

Semua pihak sampau hari ini masih menebak-nebak siapa yang bakal menempati posisi menteri di Kabinet Kerja Jilid II. Sebab, semua nama masih berada di kantong presiden dan belum dibeberkan ke publik.

Berbeda dengan 2014, kali ini Jokowi tidak menggunakan “jasa” KPK untuk meretas rekam jejak calon pembantunya. Semua nama masih dirahasiakan, begitu pula jatah kursi menteri untuk tiap-tiap partai pengusung. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here