Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Masud meminta pemerintah pusat serius menjadikan Kaltim dan Kabupaten PPU sebagai lokasi ibu kota negara.(ist)

Oleh : Yuliawan A

Poskaltim.com, Penajam -– Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud berkeluh kesah di hadapan Presiden RI Joko Widodo tentang kurangnya fasilitas pembangunan di Kabupaten PPU yang berdiri tahun 2002 lalu ini.

Kesempatan video konverensi dengan Presiden Joko Widodo digunakan Bupati Abdul Gafur Masud menyampaikan sejumlah permasalahan, termasuk keseriusan pemerintah menjadikan Kabupaten PPU sebagai lokasi ibu kota.

Video konverensi dengan Presiden Joko Widodo ini digelar di halaman Kantor Kabupaten PPU, saat peresmian Palapa Ring wilayah timur, pada Senin (14/10).

Abdul Gafur mengungkapkan bahwa Kabupaten PPU masih perlu perhatian khusus dari pemerintah pusat, apalagi PPU telah ditetapkan sebagai lokasi Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia.

Kabupaten PPU mendapat kesempatan menjadi salah satu daerah yang terhubung dalam video konverensi Presiden Joko Widodo.
Bupati juga mengatakan bangga bahwa di era Presiden Joko Widodo ini sejumlah proyek pembangunan strategis nasional di Kaltim dapat berjalan dengan lancar, seperti pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda. Pun demikian dengan terbangunnya “tol langit” dengan diresmikannya Palapa Ring di Kabupaten PPU ini.

“Atas terlaksananya sejumlah pembangunan strategis nasional ini kami sampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Presiden Joko Widodo. Namun, tidak dapat dipungkiri, bahwa pembangunan di Kabupaten PPU sejauh ini masih kurang tersentuh oleh pembangunan nasional. Kami merasa dianak tirikan, karena berbagai infrastruktur di daerah masih sangat terbatas,” ucap Abdul Gafur disambut tepuk tangan undangan yang hadir saat video konverensi di halaman Kantor Bupati PPU, Senin (14/10).

Dihadapan presiden juga, Abdul Gafur meminta Presiden Joko Widodo untuk serius memindahkan ibu kota negara ke Kabupaten PPU, sehingga ketertinggalan pembangunan dapat sejajar dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia.

“Saya pernah ke Sabang, ke NTT (Nusa Tenggara Timur) dan sejumlah daerah-daerah lainnya, Sebagian besar infrastruktur jalan telah terbangun dengan baik. Tetapi di Kabupaten PPU ini, infrastruktur jalan kami masih sangat buruk khususnya pembangunan jalan antar desa yang ada. Semoga bapak presiden dapat memberikan perhatian khusus bagi wilayah calon ibu kota negara ini,” ucap (YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here