Sebanyak 2.500 orang penumpang diberangkatkan dari Pelabuhan Semayang Balikpapan dalam Program BUMN Ayo Mudik Lebaran 2019

Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Sebanyak 2.500 penumpang kapal laut dari Pelabuhan Semayang Balikpapan mulai berangkat menuju Pelabuhan Tanjung Priok Surabaya, pada Kamis (30/5) pagi. Ribuan penumpang ini mendapatkan tiket kapal secara geratis dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam program “Ayo Mudik Bersama BUMN”.

Salah satu BUMN yang membagikan tiket gratis ini adalah PT Angkasa Pura 1 (Persero) Balikpapan. PT AP 1 telah membagikan sebanyak 600 tiket kepada masyarakat Balikpapan beberapa waktu lalu. Dan hanya dalam tempo tiga jam tiket tersebut telah habis.

“Yah salah satu BUMN itu kami (AP 1). Kami telah membagikan 600 tiket gratis kedapa masyarakat Balikpapan. Dan itu habis dalam waktu yang singkat saja,” ujar GM PT AP 1 Farid Indra Nugraha, saat melepas para pemudik di Pelabuhan Semayang Balikpapan.

Lanjut Farid, program “Ayo Mudik Bersama BUMN” ini merupakan program pusat yang disinergikan kesetiap daeraha masing-masing, dengan tujuan dapat membantu masyarakat yang akan melaksanakan mudik lebaran tahun 2019 ini.
“Inikan sesuai instruksi pusat, setiap BUMN menyediakan tiket gratis. Intinya dari BUMN untuk BUMN juga, jadi kami saling bersinergi satu sama lain,” tambahnya.

Seperti diketahui program BUMN ini selain memberi tiket gratis bagi transportasi laut, juga menyediakan tike gratis bagi penumpang bis dengan tujuan Samarinda-Balikpapan-Banjarmasin atau sebaliknya. Dan mudik melalui bis ini telah dimulai sejak tanggal 28 Mei 2019 kemarin.

Sementara itu Walikota Balikpapan yang turut melepas rombongan pemudik tujuan Surabaya ini mengatakan, jika masing-masing keluarga atau pribadi untuk dapat menjaga ketertiban dan mengutamakan keselamatan selama berada diatas kapal.

“Saya minta bapak ibu semua perhatikan keluarganya. Utamakan keselamatan dan jaga kenyamanan bersama selama diatas kapal,” ujar Rizal Effendi.

Rizal juga mengatakan, jika para warga yang pergi meninggalkan kota Balikpapan ini untuk tidak lupa kembali lagi, namun tidak dengan membawa sanak keluarganya yang tidak memiliki keahlian (skill) dibidang tertetu. Hal ini untuk mengurangi angka pengangguran di Balikppan.

“Ntar kalo sudah pergi jangan lupa balik lagi ya. Tapi ya kalo bisa tidak perlu membawa keluarag yang tidak memiliki keahlian khusus. Kasian mereka nanti disini bersaing mencari kerja, nanti mohon maaf ini hanya jadi pengangguran saja,” jelasnya.

KM Labobar yang membawa 2.500 penumpang dengan tujuan Surabaya ini sekira pukul 11.00 wita akhirnya berangkat meninggalkan Pelabuhan Semayang Balikpapan, dan diperkirakan pada tanggal 31 Juni esok sekira pukul 17.00 Wita baru akan tiba di Surabaya.(AND/YAN)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here