Sebanyak 17 uni t apal feri disiapkan untuk pelayanan mudik Lebaran 2019 baik dalam provinsi maupun pelayaran ke Mamuju dan Palu dari Balikpapan

Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan — Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) XVII Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) telah menyiapkan 17 unit kapal feri pada arus mudik angkutan lebaran tahun ini. Dari 17 kapal ini akan melayani pemudik di Pelabuhan Penyeberangan Feri Kariangau, Balikpapan Barat.

Namun dari 17 kapal feri tersebut, yang baru siap sebanyak 12 unit kapal feri yang akan dioperasikan. Sedangkan lima kapal feri lainya akan standby dan akan dioperasikan jika ada lonjakan pemudik. Khusus untuk rute Balikpapan – Mamuju, Sulawesi Barat, juga telah disiapkan sebanyak tiga kapal feri dari biasanya hanya dua unit kapal feri saja.

“Menghadapi mudik lebaran 2019 ini, kita sudah siapkan segalanya. Salah satunya pelayanan kapal feri. Saat ini di pelabuhan ada 17 unit, namun yang dioperasikan baru 12, lima dalam keadaan stand by dulu.

Yang lima ini jika ada lonjakan baru kami kerahkan. Kalo yang ke Mamuju itu saat ini sudah ada tiga, kalo normalnya kan hanya dua saja itu,” ujar Kepala BPTD XVII Kaltim dan Kaltara Felix Iryantomo, Sabtu (25/5).

Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) XVII Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) telah menyiapkan 17 unit kapal feri pada arus mudik angkutan lebaran tahun ini.
Lanjut Felix, angkutan lebaran yang disiapkan tersebut mulai tanggal 29 Mei 2019 hingga 13 Juni 2019. Khususnya untuk Pelabuhan Kariangau Balikpapan, melayani rute Balikpapan–Penajam (Kabupaten Penajam Paser Utara), Balikpapan–Mamuju (Sulbar) dan Balikpapan–Palu (Sulawesi Tengah).

“Kapal-kapal itu sudah kita siapkan namun kan masa puncak arus mudik itu baru 29 Mei dan di Balikpanya sekitar 13 Juni,” tambahnya.

Felix Iryantomo menjelaskan, untuk rute Balikpapan–Mamuju, mulai 25 Mei 2019 yang dioperasikan oleh PT Jembatan Nusantara. Upaya ini dilakukan agar kejadian ratusan calon pemudik yang tidak terangkut pada lebaran tahun lalu tidak terjadi kembali.

“Tahun lalu itu ada penumpang yang terlantar, nah mengatasinya tahun ini kami ada kerjasama dengan PT Jembatan Nusantara yang bisa mengakomodir pemudik ke Mamuju,” jelasnya.

Saat ini di Pelabuhan Penyeberangan Feri Kariangau ini ada sebanyak tujuh operator kapal feri yang siap melayani para pemudik, diantaranya PT. ASP, PT. Dharma Lautan, PT. Sadena dan PT. Jembatan Nusantara.

Sebelumnya, BPTD XVII Kaltim dan Kaltara jauh-jauh hari sudah melakukan kesiapan transportasi menyambut arus mudik. Beberapa fasilitas dibenahi, termasuk juga melakukan pemeriksaan kelayakan angkutan.(AND/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here