Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda – Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menyosialisasikan program kegiatan dan perluasan jangkauan kerja terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim, bertempat di ruang rapat Tepian I, Kantor Gubernur Kaltim, di Samarinda, Kamis (12/9).

Ketua BPKN Ardiansyah Parman mengatakan Badan Perlindungan Konsumen Nasional telah kolaborasi secara strategi dalam perlindungan konsumen dan penguatan strategi dalam perlindungan konsumen.

“Perlindungan konsumen yang dipahami masyarakat juga OPD yang hadir saat rapat ini juga masih pemahaman yang sifatnya umum, seperti pengaduan atau keluhan saja. Padahal, program kerja BPKN yang kami miliki sangat luas tidak saja penanganan keluhan masyarakat,” ujarnya usai rapat kepada sejumlah wartawan di Samarinda.

Diakuinya masih banyak yang menganggap bahwa perlindungan konsumen itu hanya berbicara tentang penyelesaian sengketa dan keluhan saja. Padahal, ujarnya, perlindungan konsumen harus menyangkut hal seperti pengawasan barang beredar, standarisasi, metrologi, dan berbagai tatanan kegiatan dalam transaksi barang dan jasa.

Ketuan BPKN Ardiansyah Parman didampingi Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kaltim, Navrin, menjelaskan tugas dan fungsi BPKN yang tidak sekedar penyelesaian sengketa dan keluhan konsumen saja.
“Banyak dianggap bahwa perlindungan konsumen itu hanya membicarakan badan penyelesaian sengketa. Nampaknya hanya urusan itu saja, padahal sangat luas,” jelasnya.

Ardiansyah yang didampingi Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Kaltim, Nazrian menjelaskan rencana perlindungan yang saat ini sedang dijalankan adalah pembahasan revisi Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999. Karena Undang-Undang yang dimiliki Indonesia, sudah tidak sesuai dengan perkembangan jaman yang menuju era digitalisasi dan perdagangan digital.

“UU Perlindungan Konsumen yang ada saat ini sudah tidak mampu dan tidak relevan memberikan perlindungan konsumen di era digital saat ini. Untuk itu kami usulkan untuk direvisi,” tegasnya.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here