Suasana nasabah Bank Mandiri di Samarinda, yang ramai-ramai mengecek saldo simpanan mereka. Sebagian lagi protes atas gangguan sistem ini.

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda — Nasabah Bank Mandiri hampir seluruh Indonesia termasuk Samarinda seketika panik karena saldo mereka mendadak menjadi 0 rupiah dan ada juga yang berkurang sebagian.

Warga Samarinda yang mengetahui informasi dari warganet lainnya pun langsung panik mendatangi Kantor Cabang Bank Mandiri Samarinda di Jalan Mulawarman untuk mendapatkan penjelasan.

Namun Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kalimantan Timur memberikan himbauan agar masyarakat yang menjadi nasabah Bank Mandiri untuk tidak perlu panik akan hal ini.

Pihak BI, ujarnya juga sudah berkoordinasi dengan Bank Mandiri terkait hal ini, dan mendapat penjelasan bahwa ini hanya gangguan maintenance di pusat dan akan secepatnya pulih.

“Saya sudah berkoordinasi tadi sama rekan di Bank Mandiri, kabarnya itu hanya gangguan saat perawatan dan uangnya juga tidak kemana-mana, paling dalam waktu dekat sudah normal seperti semula,” ujar Dirwanta Firsta selaku Asisten Manajer – Tim Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Kaltim kepada Poskaltim.com, Sabtu (20/7) sore.

Selain itu, BI juga menambahkan bahwa hal seperti ini memang kerap terjadi karena permasalahan jaringan internet dan koneksi data. Namun data nasabah yang ada tidak akan berubah dan tidak hilang karena setiap bank pasti memiliki back-up tentang jumlah saldo nasabah.

“Semua data tersebut akan tersimpan di server yang dimiliki pihak Mandiri. Bank Mandiri ini kan salah satu bank terbesar yang ada di Indonesia, Insya Allah akan cepat teratasi, ini juga karena pembukuannya aja yang belum selesai jadi bermasalah pada maintenancenya,” ucapnya.

BI juga menjelaskan bahwa hal ini biasa terjadi pada bagian operasionalnya. BI juga akan menunggu hasil investigasi terkait permasalahan ini dan meyakinkan masyarakat bahwa uang mereka tetap aman.

“Biasanya hal begini karena ada masalah dibagian operasionalnya. Kami juga menunggu hasil investigasi terkait kejadian ini, yang pasti masyarakat yang menjadi nasabah tak perlu khawatir, uang mereka aman. Masyarakat juga bisa terus berkomunikasi dengan pihak bank terkait saldo mereka,” jelas Dirwan. (YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here