Asisten Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi melihat-lihat produksi kerajinan ulap doyo yang merupakan kekayaan masyarakat Dayak Benuaq dalam memenuhi kebutuhan sandangnya.

Oleh : Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda — Bank Indonesia sebagai bank sentral mempunyai komitmen untuk berkontribusi secara nyata terhadap perekonomian Indonesia, dengan turut ambil bagian dalam pengembangan sektor UMKM di Kaltim.

Hal ini disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Tutuk SH Cahyono saat mengunjungi Kelompok Usaha Bersama (KUB) Tenun Ulap Doyo Pokan Takaq, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa 98/10).

“Kain tradisional Ulap Doyo ini merupakan warisan budaya khas suku Dayak Benuaq yang ramah lingkungan dan sudah dilestarikan oleh para penenun wanita lokal sejak berabad-abad silam, dimana diduga usianya hampir sama dengan keberadaan kerajaan Kutai,’ ujarnya mendampingi Asisten Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi.

Tutuk menjelaskan sesuai namanya, Ulap Doyo dikembangkan dari tanaman atau daun Doyo yang awalnya tumbuh liar di pedalaman Kaltim, yang saat ini terus didorong untuk dapat menjadi benang sebagai bahan baku tenun tradisional yang berkualitas tinggi khas Kaltim.

Kekhasan inilah yang menjadikan Ulap Doyok pantas menjadi salah satu keunggulan dalam pengembangan UMKM yang berdaya saing dan berorientasi ekspor bagi Kabupaten Kutai Kartanegara dan umumnya Kaltim.

Sebelumnya, Asisten Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi disambut dengan adat budaya Dayak Benuaq berupa tepung tawar. Acara ini sekaligus pemberian gelar kepada Rosmaya Hadi yang diberikan oleh Kepala Adat Dayak Benuaq Desa Merendan, dengan gelar “Siluk Suncungk” yang berarti seorang putri yang cantik dan membawa berkah.

Puncak acara, Asisten Deputi Gubernur Rosmaya Hadi Rosmaya Hadi meresmikan dimulainya Program Renovasi Workshop Ulap Doyo Kelompok Usaha Bersama (KUB) Pokant Takaq, Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Saya menyambut baik kerajinan Ulap Doyo ini untuk terus dilestarikan sehingga dapat dikenal luas baik di tingkat nasional maupun internasional,” ucap Rosmaya saat melihat-lihat kerajinan kain yang dihasilkan.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here