Oleh: Nurcholis / Yuliawan A

Indonesiainside.id, Kuala Lumpur — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia yang telah turut menyelimuti Malaysia, membuat sebagian petinggi muslim seperti Raja Malaysia Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah, hari Jumat siang bergabung dengan hampir 1.000 jamaah, untuk melakukan shalat minta hujan atau Istisqa.

Sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Malaysia, Bernama, shalat Istisqa, yang diimami oleh Mufti Wilayah Federal Datuk Seri Dr Zulkifli Mohamad Al-Bakri, diadakan setelah shalat Jumat di Surau Utama Istana Negara.

Juga hadir dalam shalat Istisqa Perdana Menteri Dr Mahathir Mohamad dan pejabat tinggi lainnya, termasuk Menteri Pertahanan Mohamad Sabu, Jenderal Angkatan Bersenjata Malaysia Zulkifli Zainal Abidin dan Kepala Polisi Abdul Hamid Bador.

Semua masjid di seluruh Malaysia diperintahkan untuk melakukan sholat Istisqa setelah shalat Jumat (20/9) guna meminta, hujan agar bisa mengurangi musibah kabut asap dan bencana yang tak diinginkan.

Asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menimpa Indonesia, menyebabkan kabut asap lintas batas dan berdampak pada kualitas udara dan peningkatan indeks polusi udara negara tetangga.

Pada pukul 3 sore hari ini, kualitas udara di Sri Aman, Sarawak, berada dalam kategori berbahaya dengan Indeks Kualitas Udara mencapai 411.

Sebelum ini, pemerintah Malaysia menuntut pertanggungjawaban Indonesia terkait bencana yang telah terjadi selama beberapa tahun terakhir.

Asia Tenggara telah menderita selama bertahun-tahun akibat serangan asap di musim kemarau yang disebabkan oleh karhutla di Indonesia. (YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here