Semua perempuan itu dan anak mereka sekarang hidup dalam “kondisi yang menyedihkan” di Kamp Al-Hol di Suriah Utara, kata pengacara Andre Seebregts di pengadilan.

Oleh: Nurcholis / Yuliawan A

Poskaltim.com, Den Haag – Pengacara Belanda meminta hakim menginstruksikan pemerintah Belanda bagi memulangkan anggota ISIS yang terdiri dari 56 anak mereka yang masih kecil dari kamp di Suriah.
Semua perempuan itu dan anak mereka sekarang hidup dalam “kondisi yang menyedihkan” di Kamp Al-Hol di Suriah Utara, kata pengacara Andre Seebregts di pengadilan.

Ia menambahkan situasi mereka telah bertambah buruk akibat serangan militer Turki ke dalam Suriah dan kemungkinan pasukan Suriah menguasai kamp yang setakat ini dikuasai oleh Suku Kurdi.

Pemerintah Belanda telah menekankan bahwa terlalu berbahaya buat para pejabat Belanda untuk pergi ke kamp tersebut dan menemukan perempuan itu untuk memulangkan mereka ke Belanda, demikian laporan Reuters –yang dikutip Antara di Jakarta, Sabtu (2/11).

Pengacara buat negara kembali menyatakan itu argumen di pengadilan dan menambahkan semua perempuan tersebut tidak memiliki hak untuk bantuan konsuler Belanda di kamp.

Menurut Palang Merah, sebanyak 58.000 petempur ISIS yang dikalahkan dan keluarga mereka ditahan di Kamp Al-Hol. Mereka ditahan oleh pasukan Kurdi Suriah setelah mereka merebut daerah kantung terakhir kelompok gerilyawan tersebut.

Menurut jumlah dari Badan Intelijen Belanda, sampai 1 Oktober ada 55 anggota IS yang pergi dari Belanda dan sedikitnya 90 anak kecil bersama orang tua Belanda, atau orang tua yang tinggal untuk waktu tertentu di Belanda, di Suriah Utara.(YAN/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here