Narkotika jenis sabu-sabu dimusnahkan dengan cara di blender dengan air kemudian larutan zat berbahaya ini dituangkan ke dalam kloset kamar mandi.

Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Samarinda – Narkotika jenis sabu-sabu seberat lebih dari 1,495 Kilogram dimusnahkan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur, sebagai komitmen dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika.

Pemusnahan barang bukti yang telah memiliki kekuatan hukum tetap ini dimusnahkan dengan cara mencampur dengan air dan dilarutkan dalam mesin blender. Setelah lumat dan bercampur air, cairan yang mengandung zat psikotropika ini, dibuang ke dalam kloset kamar mandi oleh para tersangka.

“Hari ini kita melakukan pemusnahan barang bukti sabu dengan dua LKN yang kita tangkap di dua tempat berbeda pada 22 Agustus 2019 dan tanggal 2 September 2019. Satu perkara ditangkap di Jalan Poros Samarinda-Bontang dan yang terakhir di bawah Jembatan Tenggarong, Kabupaten, Kutai Kartanegara,” ujar Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Kaltim, AKBP Holomoan Tampubolon, di Kantor BNNP Kaltim Jalan Rapak Indah, Samarinda, Rabu (25/9).

Barang bukti yang dimusnahkan oleh BNNP Kaltim telah berkekuatan hukum dan telah diuji klinis di Labfor Surabaya dan dinyatakan positif mengandung amfetametamina
Dijelaskan, jika pemusnahan barang bukti sabu seberat lebih dari 1,495 Kg/netto ini merupakan gabungan dari dua hasil tangkapan. Sabu pertama seberat 1,4 kg dimiliki oleh tersangka Akhmad Zainullah Bin Sarip dan Purwanto alias Ipur Bin Tuwono yang terbungkus dalam 30 paket terpisah. Sedangkan tersangka lainnya yaitu Andre Susanto alias Nyambek Bin Poniah, diamankan barang bukti sabu seberat 95,28 gram/netto, yang terbungkus dalam dua paket plastik.

Pemusnahan barang bukti barang haram ini selain disaksikan langsung dan oleh ketiga tersangka, juga disaksikan oleh pihak Kejaksaan Tinggi Samarinda, BPOM Samarinda dan Dinas Kesehatan Kota Samarinda.

“Semua barang bukti yang telah kita amankan dan musnahkan ini telah kita periksa di laboratorium Puslabfor Cabang Surabaya dengan alat GC MSD Agilent Technologies 5975 C yang akurat menyatakan bahwa barang tersebut positif mengandung metamfetamina,” jelas Tampubolon.

Selain melarutkan bahan utama sabu-sabu ke dalam air dan membuangnya ke dalam kloset kamar mandi kantor BNNP Kaltim, bekas sisa pembungkus plastik dan tisu bekas melap cairan dan ceceran sabu di meja, turut dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman depan kantor.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here