Ketinggian air disepanjang bantaran Sungai Karang Mumus masih setinggi dada orang dewasa. Ini membuat para relawan bersiaga 24 jam

Oleh : Muhammad Rizqi

Poskaltim.com, Samarinda — Banjir masih menggenangi sebagian besar kawasan di Samarinda bagian Utara hingga Selasa (11/06) dinihari pukul 01:00 Wita. Dari pantauan Poskalti.com di lapangan air masih terus meninggi, walaupun siang hari sempat panas terik. Bahkan sejumlah ruas jalan seperti Jalan Kemakmuran kedalaman air hingga 30 Centimeter (Cm), padahal sebelumnya kawasan ini tak pernah tersentuh air.

Air yang semakin meninggi membuat tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Gabungan dan juga Relawan Bencana Samarinda dari berbagai organisasi siaga di beberapa titik banjir. Hal ini dilakukan agar dapat memantau jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti jatuhnya korban jiwa karena ada warga yang terperangkap banjir.

“Kami malam ini melakukan patroli dan pengawasan yang kami pusatkan di beberapa titik, beberapa tenda juga didirikan rekan relawan sebagai posko pemantauan serta penyiagaan beberapa unit kapal perahu untuk membantu warga,” ujar Ahmadsyah ketua Tim Rescue 1303 Keluarga Besar Putra-Putri Polri (KBP3) Kaltim kepada Poskaltim.com saat melakukan patroli hingga Selasa dinihari tadi.

Sejumlah kawasan seperti Jalan Pemuda, Jalan Mayjen Sutoyo, Jalan Jenderal Ahmad Yani dan Jalan Gelatik menjadi titik fokus tim saat ini, karena kawasan ini terendam banjir hingga leher orang dewasa.

Relawan dari berabga organisasi bahu membahu membantu evakuasi warga hingga bersiaga dan patroli 24 jam di lingkungan warga
“Tim sudah kami bagi beberapa titik, koordinasi dengan tim relawan lain juga dilakukan karena kami tidak bisa bekerja sendiri. Wilayah yang dipantau cukup luas bahkan ketinggian air mencapai leher orang dewasa” ungkap Ahmadsyah.

Perahu karet dan kayu milik relawan pun siap siaga 24 jam untuk menolong warga yang hendak dievakuasi ketitik-titik pengungsian. Selain itu juga tim bencana membawa minuman dan makanan yang didistribusikan ke rumah-rumah warga yang terkena dampak banjir.

“Beberapa makanan dan minuman yang kami himpun dari berbagai sumber juga kami distribusikan malam ini, karena banyak warga yang terisolasi dari rumah mereka tidak mampu keluar dan banyak yang mengeluh kelaparan” tegas Ahmadsyah.

Warga Terpaksa Tidur Di Posko Pengungsian

Ketinggian air yang semakin meninggi bahkan membuat rumah-rumah warga terendam membuat sejumlah warga terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Seperti yang dialami Sumiarti warga Jalan Gelatik, yang berdekatan dengan Sungai Karang Mumus, yang terpaksa mengungsi di Posko Relawan di Jalan Sentosa yang jaraknya tiga kilometer dari rumahnya.

Sumiarti terpaksa membawa anaknya yang masih balita dan juga beberapa anggota keluarganya mengungsi, lantaran sudah tak ada lagi tempat tidur dirumahnya.

“Banjirnya dalam banget om, kami gak bisa tidur lagi dirumah , semuanya terendam, tilam kami juga semua terendam. terpaksa saya bawa anak sama keluarga saya kesini biar bisa istirahat” ungkap Sumiar kepada Poskaltim.com.

Dirinya mengeluh gatal gatal dan juga kelaparan karena sudah tidak bisa lagi memasak di rumah, selain itu juga pakaian yang ada basah semua sehingga hanya baju dibadan yang saat ini yang dipakai hingga beberapa hari.kedepan.
“Kalau saya dirumah mas kelaparan kami, tidak ada yang bisa dimasak, sampe hari kedua kami susah buat dapat makanan, makanya saya terpaksa kesini mencari bantuan, Alhamdulillah dibantu semua sama relawan,” ucapnya.

Beberapa warga lainnya pun juga mengalami hal serupa, warga berharap ada bantuan dari pemerintah terutama sembako dan pakaian layak pakai. Warga juga berharap ada tim medis yang diturunkan untuk mengobati beberapa warga yang sakit namun tak mampu keluar rumah.(RZQ/YAN)

1 COMMENT

  1. […] Indonesiainside.id, Samarinda — Relawan bencana siaga 24 jam di lokasi banjir yang menggenangi Samarinda bagian utara. “Tim sudah kami bagi beberapa titik, koordinasi dengan tim relawan lain juga dilakukan karena kami tidak bisa bekerja sendiri. Wilayah yang dipantau cukup luas bahkan ketinggian air mencapai leher orang dewasa” ungkap Ahmadsyah, Ketua Tim Rescue 1303 Keluarga Besar Putra-Putri Polri (KBP3) Kaltim saat melakukan patroli hingga Selasa dini hari tadi. […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here