PT Angkasa Pura I (Persero) melaksanakan pembukaan Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran Tahun 2019, Selasa (28/05) sore.

Oleh: Andrie Aprianto

Poskaltim.com, Balikpapan -– Memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jasa udara di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan pada arus mudik dan balik Lebaran Tahun 2019, PT Angkasa Pura I (Persero) melaksanakan pembukaan Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran Tahun 2019, Selasa (28/05) sore.

Pembukaan Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran Tahun 2019 ini ditandai dengan apel gelar pasukan di area pintu keberangkatan Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Balikpapan Farid Indra Nugraha mengatakan, penyelenggaraan Posko Angkutan Udara Tahun 2019 dilaksanakan berdasarkan Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Udara tentang Pelaksanaan Angkutan Udara Lebaran Tahun 2019 (1440 H).

Bandar Udara diinstruksikan untuk mengoptimalkan sistem keamanan bandara dan keamanan penerbangan, mengoptimalkan fasilitas dan personil, serta memastikan kelancaran pelayanan kepada penumpang sesuai standar layanan bandar udara.

“Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran Tahun 2019 beroperasi selama 24 jam setiap harinya selama 16 hari, mulai dari tanggal 29 Mei 2019 sampai dengan 13 Juni 2019 atau H-7 sampai H+7 Lebaran.

Kegiatan ini juga melibatkan personil yang tergabung dari PT Angkasa Pura I (Persero), TNI, Polri, KKP, Otoritas Bandara, Basarnas, BMKG, Dishub, Senkom dan Orari,” ujar Farid.

Lanjut dia, Posko Terpadu Angkutan Lebaran bertujuan untuk memastikan keselamatan, keamanan, kelancaran, ketertiban, dan kenyamanan penumpang baik yang datang maupun berangkat melalui Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.

“Pada arus mudik Lebaran tahun 2018 lalu tercatat sebanyak 3.005 pesawat dan 362.482 penumpang yang datang berangkat melalui Bandara SAMS Sepinggan dan diprediksi untuk lebaran tahun ini jumlah pesawat akan turun sekitar 12 persen yakni 2.655 pesawat dan penumpang turun 39,5 persen atau sebanyak 219.310 penumpang,” ujarnya.

Untuk puncak arus mudik lebaran tahun ini diperkirakan akan terjadi pada hari Sabtu 1 Juni 2019 dan puncak arus balik diperkirakan Minggu 9 Juni 2019. Libur lebaran tahun ini cukup panjang sehingga arus mudik dan balik relatif menyebar.

“Manajemen Bandara SAMS Sepinggan juga sudah menyiapkan antisipasi apabila terjadi keterlambatan penerbangan, yaitu berkoordinasi dengan pihak airlines untuk memberikan pelayanan maksimal sesuai Peraturan Menteri Perhubungan,” jelasnya.

Farid berharap, dibukanya Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran Tahun 2019, dapat terlaksana dengan baik sehingga dapat terwujud keselamatan, keamanan, kelancaran, ketertiban dan kenyamanan penumpang.

“Terkait dengan perkiraan puncak arus mudik dan balik ini serta antisipasi kemungkinan delay (tertunda), Bandara SAMS Sepinggan beserta seluruh instansi terkait telah melakukan koordinasi untuk memastikan kesiapan bandara dalam mengantisipasi penumpukan penumpang dan penerbangan,” jelasnya.(AND/YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here