Oleh: Yuliawan A

Poskaltim.com, Balikpapan – Penundaan (delay) penerbangan tujuan Kabupaten Berau dari Bandara Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan mengakibatkan sejumlah penumpang lebih memilih meminta pengembalian uang tiket (refund). Ini lantaran tidak ada kejelasan kapan Bandara Kalimarau di Berau bisa didarati pesawat, karena kabut asap yang menyelimuti seputar bandara tidak kunjung hilang.

Salah seorang penumpang pesawat Trans Nusa, Tulus Aji menjelaskan dirinya telah mengalami penundaan keberangkatan sejak hari Jumat hingga hari Sabtu (14/9/2019). Bahkan hari Minggu (15/9) ini dirinya juga masih mengalami penundaan keberangkatan penerbangan ke Berau.

“Delay terus mas, jadi saya langsung beralih naik travel aja ke Berau (lewat jalan darat selama kurang lebih 11 jam),” ujarnya.

Tulus menerangkan jika tiket yang di refundnya adalah tawaran dari maskapai Trans Nusa. Pengembalian tiket tersebut sebesar 100 persen tanpa potongan karena pihak maskapai tidak dapat memberangkatkan penumpangnya karena situasi yang tidak memungkinkan dan tanpa kejelasan kapan Bandara Kalimarau dapat didarati.

“Alhamdulillah refund 100 persen tadi. Ini mau cari travel aja ke sana (Berau),” jelasnya.

Penumpang pesawat Garuda Indonesia, Rita Puspasari juga melakukan refund tiketnya. Dirinya yang berencana pulang ke Berau harus merasa kecewa lantaran harus menempuh jalur darat.

Rita yang sebelumnya telah mengetahui jika sedang terjadi kabut asap di Bandara Kalimarau, tidak menyangka jika hingga saat ini asap masih menyelimuti bandara tersebut.

“Ya kecewa aja lah mas, tadinya mau pulang dinas cepat biar ketemu keluarga tapi malah enggak bisa.Mau enggak mau lewat darat aja ini, 10-11 jam lah,” tambahnya.

Tidak ada pilihan lain jika banyak warga Berau yang memilih jalan darat walau melelahkan dan lama, daripada mereka tidak ada kejelasan kapan mereka dapat diberangkatkan.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here