Seorang pengguna Bandara APT Pranoto Samarinda memanfaatkan cairan pembersih tangan (handsanitiezer) yang disiapkan pihak pengelola bandara.

Oleh: Yuliawan Andrianto

Indonesiainside.id, Samarinda – Mewabahnya virus Covid 19 di seluruh dunia, meningkatkan kesadaran seluruh warga untuk meningkatkan kebersihan, kesehatan dan pencegahan akan tertularnya virus mematikan ini.

Tak terkecuali di Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APT Pranoto) Samarinda, Kalimantan Timur, yang sejak merebaknya virus Covid 19, telah siaga memantau kondisi dan suhu tubuh penumpang. Selain itu, Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto juga menyediakan 13 titik penempatan cairan pencuci tangan (hand sanitizer).

Kepala Bandara APT Pranoto Samarinda, Dodi Dharma Cahyadi mengatakan penyiapan cairan pembersih tangan ini sebagai bagian dari upaya pencegahan berjangkitnya virus Covid 19 di area publik, seperti pintu keberangkatan dan kedatangan.

“Bandara sebagai tempat yang disinggahi banyak orang setiap hari, memungkinkan tidak hanya ada satu jenis virus atau bakteri yang berkembang. Setelah berinteraksi dengan banyak orang di bandara, kita dapat mencegah penularan virus atau bakteri agar tidak masuk ke bagian tubuh kita atau tertular ke orang lain,” ujarnya usai pemasangan 13 titik cairan pembersih tangan ini , Selasa (10/3).

Sebanyak 13 titik yang dipasang alat pencuci tangan ini adalah di area keberangkatan, ruang tunggu penumpang, area kedatangan dan area berkumpul lainnya. Dengan banyaknya titik yang dipasang diharapkan penumpang dan pengguna Bandara APT Pranoto dapat mudah melihat dan menggunakannya.

Penempatan cairan pencuci tangan di pintu kedatangan berada di area pengambilan bagasi penumpang. Sementara untuk terminal keberangkatan, hand sanitizier ini dipasang di titik-titik check-in, boarding room, ruang tunggu dan area komersial lainnya.

Dijelaskan Dodi, selain untuk mengantisipasi perpindahan virus dan bakteri dari area umum ke tubuh manusia, penyediaan cairan pencuci tangan ini juga berfungsi agar penumpang dan pengguna jasa bandara dapat senantiasa merasa bersih.

Sementara itu Dodi Dharma Cahyadi menerangkan untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid 19, pihak Bandara APT Pranoto telah melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah pihak termasuk Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Kantor Imigrasi Samarinda, RSUD Abdul Wahab Sjahranie, perwakilan TNI-Polri serta Kantor Kesehatan Pelabuhan dan perwakilan maskapai serta petugas darat (ground handling).

“Hasil rapat diantaranya memperkuat koordinasi dan peningkatan kewaspadaan antara seluruh pemangku kepentingan dalam penanganan virus Covid 19, di Bandara APT Pranoto yang merupakan pintu masuk dari beberapa kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya dan Denpasar,” ujarnya.(YAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here